Regional

Kisah Polisi 14 Tahun Menyamar Jadi Wartawan, Terungkap Setelah Dilantik Kapolsek

Advertisement

BLORA, KOMPAS.com – Sosok Iptu Umbaran Wibowo, yang selama 14 tahun dikenal sebagai wartawan, mendadak menjadi sorotan publik setelah identitas aslinya sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terungkap pada Desember 2022. Pengungkapan ini terjadi bersamaan dengan pelantikannya sebagai Kapolsek Kradenan, Polres Blora.

Selama hampir satu setengah dekade, Umbaran menjalani profesi sebagai jurnalis, beraktivitas dan berinteraksi layaknya wartawan pada umumnya. Namun, fakta bahwa ia adalah seorang polisi baru terkuak ketika ia resmi dilantik menduduki jabatan struktural di kepolisian. Peristiwa ini sontak memicu polemik dan pertanyaan mengenai bagaimana seorang anggota Polri bisa menjalankan penyamaran sebagai wartawan dalam kurun waktu yang begitu lama.

14 Tahun Menjalani Peran Ganda

Sebelum memegang tongkat komando sebagai Kapolsek Kradenan, Iptu Umbaran Wibowo telah menorehkan jejak panjang di dunia jurnalistik. Berdasarkan catatan, ia telah berkecimpung di bidang ini selama kurang lebih 14 tahun.

Dilansir dari Kompas.id pada Senin, 19 Desember 2022, Umbaran tercatat pernah mengabdikan diri sebagai kontributor untuk TVRI Jawa Tengah. Lebih lanjut, data dari Dewan Pers menunjukkan bahwa ia telah mengikuti uji kompetensi wartawan pada tahun 2018 melalui Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan meraih predikat wartawan madya. Aktif dalam organisasi kewartawanan, Umbaran juga merupakan anggota PWI Blora dan kerap terlibat dalam berbagai kegiatan komunitas jurnalis di daerah tersebut.

Pelantikannya sebagai Kapolsek Kradenan pada Senin, 12 Desember 2022, tentu saja mengejutkan banyak pihak, terutama rekan-rekan sesama jurnalis yang selama ini berinteraksi dengannya. Meskipun demikian, tidak sedikit pula orang terdekatnya yang ternyata sudah mengetahui latar belakangnya sebagai anggota Polri sejak beberapa waktu sebelumnya.

Terkuaknya Identitas Asli

Penelusuran Kompas.id di Blora mengungkap bahwa identitas asli Umbaran mulai terendus ketika ia ditunjuk sebagai Wakapolsek Blora pada Juli 2022. Sejak saat itu, sejumlah wartawan mengamati bahwa Umbaran mulai jarang terlihat melakukan kegiatan peliputan di lapangan, sebuah perubahan signifikan dari kebiasaannya yang dulu sangat aktif.

Seorang wartawan yang telah mengenalnya sejak tahun 2012 menggambarkan Umbaran sebagai pribadi yang mudah bergaul. Hubungannya yang baik dengan berbagai narasumber maupun sesama jurnalis membuat kabar pengangkatannya sebagai kapolsek turut disambut dengan rasa bangga oleh sebagian koleganya.

Selama menjalankan perannya sebagai wartawan, Umbaran juga dikenal memiliki sikap kritis, bahkan terhadap institusi kepolisian. “Pernah suatu ketika kami sedang ada liputan di kepolisian, tiba-tiba kami diminta menyudahi wawancara. Waktu itu, Bowo (Umbaran) yang kemudian maju, mendesak kepolisian agar tidak bertindak demikian,” tutur seorang wartawan yang enggan disebutkan namanya.

Advertisement

Klarifikasi Polda Jateng Soal Penugasan Umbaran

Menanggapi berbagai pertanyaan yang muncul, Kabid Humas Polda Jawa Tengah saat itu, Kombes Pol Iqbal Alqudusy, membenarkan bahwa Iptu Umbaran Wibowo adalah anggota Polri aktif. Ia menjelaskan bahwa Umbaran memang pernah bertugas sebagai kontributor di TVRI Jawa Tengah wilayah Pati, namun statusnya saat itu bukanlah sebagai pegawai tetap.

“Dia pernah ditugaskan sebagai intelijen di wilayah Blora,” ujar Iqbal, dikutip dari Antara pada Kamis, 15 Desember 2022. Menurut Iqbal, penugasan intelijen tersebut berlangsung hingga Januari 2021. Setelah masa tugas itu berakhir, Umbaran kembali menjadi personel organik di Polres Blora dengan jabatan sebagai Kanit Intel. Perjalanannya berlanjut dengan menjabat sebagai Wakapolsek Blora, sebelum akhirnya dilantik menjadi Kapolsek Kradenan pada 12 Desember 2022.

Ketua PWI Blora Tahu Status Polisi Sejak Pertengahan 2022

Secara terpisah, Ketua PWI Blora, Heri Purnomo, mengaku baru mengetahui status Iptu Umbaran sebagai anggota Polri pada pertengahan tahun 2022. Ia mengakui sempat terkejut mendengar kabar tersebut, namun kemudian memahami bahwa hal itu merupakan bagian dari penugasan institusional.

Menyusul terkuaknya statusnya sebagai polisi, Heri Purnomo juga menyatakan bahwa Umbaran diminta untuk mengajukan pengunduran diri dari keanggotaan PWI Blora.

Menanggapi seluruh polemik yang timbul akibat pengungkapan identitasnya, Iptu Umbaran Wibowo memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa aktivitas jurnalistik yang dijalaninya selama ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan perintah pimpinan.

“Mutasi itu wajar untuk penyegaran dan mendongkrak kinerja anggota. Terkait saya dulu pernah aktif di jurnalistik, itu adalah bagian dari pelaksanaan tugas dan perintah pimpinan,” ucap Umbaran, dikutip dari Kompas.com pada Senin, 12 Desember 2022. Ia juga menegaskan bahwa dirinya telah sepenuhnya meninggalkan profesi wartawan sejak ditunjuk untuk menduduki jabatan kapolsek.

Advertisement