Polisi berhasil mengungkap kasus pencurian bermodus ganjal kartu ATM yang merugikan korban hingga ratusan juta rupiah di Cipayung, Jakarta Timur. Empat pelaku berinisial HF, A, AT, dan D telah diringkus di Jatisampurna, Bekasi, salah satunya merupakan residivis kasus serupa.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Bayu Kurniawan menyatakan, total kerugian korban dalam kasus ini mencapai Rp 274 juta. Modus operasi para pelaku terbilang rapi, yakni dengan membuat kartu ATM korban tersangkut di mesin lalu menghafal PIN yang dimasukkan.
Modus Ganjal Kartu ATM yang Merugikan
Awal mula kejadian bermula ketika korban hendak melakukan penarikan tunai di sebuah mesin ATM minimarket di Cipayung. Saat kartu dimasukkan, pelaku yang sudah mengintai, beraksi dengan membuat kartu tersebut seolah-olah tersangkut di mesin.
Dalam situasi panik korban, salah satu pelaku kemudian mendekat dan berpura-pura menawarkan bantuan. Pelaku mengarahkan korban untuk kembali memasukkan PIN-nya, yang secara diam-diam diamati dan dihafal oleh pelaku. Sementara itu, pelaku lain berpura-pura menjadi nasabah lain dan menyarankan korban untuk segera melapor ke bank terdekat, sehingga korban akhirnya meninggalkan mesin ATM.
Setelah korban lengah, pelaku lain segera mengambil kartu ATM yang tersangkut dan langsung melakukan serangkaian transaksi untuk menguras seluruh dana di rekening korban.
Kasus Serupa Meluas di Berbagai Wilayah
Modus kejahatan ini ternyata tidak hanya terjadi di Jakarta Timur. Sebelumnya, kasus serupa juga dilaporkan terjadi di sebuah minimarket kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR), Bogor Selatan. Dalam kejadian tersebut, pelaku juga berpura-pura membantu korban yang mengalami kendala dengan mesin ATM. Pelaku kemudian menukar kartu ATM korban dengan kartu yang identik tanpa disadari oleh korban.
Korban baru menyadari adanya kehilangan saldo setelah melakukan pengecekan rekeningnya di rumah.
Tips Menghindari Modus Ganjal ATM
Untuk menghindari menjadi korban modus ganjal kartu ATM, masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat bertransaksi. Pelaku kejahatan ini umumnya memanfaatkan manipulasi situasi dan psikologis korban.
Pilih Lokasi ATM yang Aman dan Ramai
- Utamakan mesin ATM yang berada di dalam minimarket besar, kantor bank, atau lokasi yang memiliki petugas keamanan dan CCTV yang aktif.
- Hindari mesin ATM yang berlokasi di tempat sepi, gelap, atau minim pengawasan, terutama pada jam-jam rawan.
Periksa Kondisi Mesin ATM Sebelum Digunakan
- Pastikan slot kartu tidak terdapat benda asing, lem, atau alat ganjal yang mencurigakan sebelum memasukkan kartu.
- Jika kartu terasa sulit masuk atau mesin menunjukkan perilaku tidak normal, segera batalkan transaksi dan pindah ke mesin ATM lain. Jangan pernah memaksakan penggunaan mesin yang Anda curigai.
Lindungi PIN dengan Ketat Saat Transaksi
- Gunakan tangan untuk menutupi keypad saat memasukkan PIN guna menghindari pandangan orang lain atau kamera tersembunyi.
- Waspadai orang yang berdiri terlalu dekat atau memperhatikan gerak tangan Anda saat bertransaksi.
Jangan Mudah Percaya Bantuan Orang Asing
- Pelaku seringkali menyamar sebagai penolong ketika korban mengalami kendala.
- Dalam situasi kartu tersangkut atau mesin ATM mengalami error, sebaiknya tolak tawaran bantuan dari orang yang tidak dikenal.
- Segera hubungi petugas keamanan resmi atau pihak bank melalui nomor layanan resmi.
Jangan Tinggalkan Kartu ATM di Mesin
- Jika kartu ATM tersangkut, jangan langsung meninggalkan lokasi. Tetaplah berada di tempat dan segera hubungi satpam atau call center bank.
- Banyak kasus pencurian terjadi karena korban panik dan meninggalkan kartu, yang kemudian dimanfaatkan pelaku.
Pertimbangkan Transaksi Digital atau Cardless
- Untuk meminimalkan risiko, manfaatkan layanan transaksi tanpa kartu (cardless) melalui aplikasi perbankan resmi.
- Metode ini lebih aman karena tidak melibatkan penggunaan kartu fisik yang rentan dimanipulasi.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan tidak mudah percaya pada imbauan transfer dana, hadiah, atau bantuan yang tidak jelas sumbernya, terutama jika mengarahkan Anda untuk melakukan transaksi di sekitar mesin ATM.






