MAKASSAR – Di tengah lautan jemaah calon haji (JCH) lansia yang memenuhi kloter pertama Embarkasi Makassar, Husnul Khulqy, seorang mahasiswa berusia 19 tahun, tampil mencolok sebagai jemaah termuda. Mahasiswa semester empat Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini berasal dari Kabupaten Soppeng.
Husnul mengungkapkan rasa antusiasnya saat bersiap di Aula Arafah, Asrama Haji Sudiang, Makassar, pada Selasa (21/4/2026). Perjalanannya ke Tanah Suci di usia muda ini dimungkinkan melalui jalur penggabungan mahram, di mana ia mendampingi ibunya.
“Rasanya pasti terharu dan bahagia karena menjadi jemaah haji termuda tahun ini. Penggabungan mahram, ikut sama mama,” ujar Husnul saat ditemui awak media.
Penantian Panjang Sejak 2021
Keinginan Husnul untuk menunaikan ibadah haji telah tertanam sejak lama, bahkan sebelum usianya genap 19 tahun. Ia resmi mendaftar pada tahun 2021, menyusul pendaftaran ibunya yang telah dilakukan jauh sebelumnya.
“Ibu daftar lebih dulu tahun 2010, kalau saya tahun 2021. Ini sudah lama diimpikan, kalau menunggu (proses pendaftaran dan keberangkatan) lebih lima tahun,” ungkapnya.
Husnul mengaku sangat bersyukur dapat menunaikan rukun Islam kelima di saat kondisi fisiknya masih prima dan didampingi oleh orang tua tercinta.
Doa Khusus di Tanah Suci
Sebagai seorang mahasiswa sekaligus calon jemaah haji, Husnul telah menyiapkan daftar doa khusus yang akan dipanjatkan setibanya di Madinah dan Makkah. Fokus utamanya adalah mendoakan orang-orang terdekat serta kesuksesan dalam studinya.
“Banyak doa, pasti mendoakan keluarga, teman-teman, dan saya pribadi,” pungkas Husnul dengan senyum bangga.
Sebelumnya, kloter pertama Embarkasi Makassar ini dijadwalkan untuk terbang menuju Arab Saudi pada pukul 03.20 WITA. Rombongan ini didominasi oleh warga asal Kabupaten Soppeng yang berjumlah 386 orang, ditambah satu jemaah dari Kota Makassar.






