Tekno

Huawei Rilis Watch Buds 2 dan Watch Ultimate Star Diamond Edition, Ini Harganya

Advertisement

Huawei kembali menghadirkan inovasi di pasar wearable device dengan meluncurkan dua produk terbarunya: Huawei Watch Buds 2 dan Huawei Watch Ultimate Star Diamond Edition. Masing-masing menawarkan pendekatan unik, mulai dari integrasi jam tangan pintar dengan earbuds hingga sentuhan kemewahan berlian untuk segmen premium.

Watch Buds 2 merupakan evolusi dari model sebelumnya yang dirilis pada Desember 2022. Perangkat ini hadir dengan pembaruan signifikan pada desain, membuatnya lebih ringan dan lebih tipis dari pendahulunya.

Sementara itu, Watch Ultimate Star Diamond Edition adalah varian baru dari Watch Ultimate 2 yang telah diluncurkan September 2025. Model ini menonjolkan kemewahan melalui penggunaan kaca pelindung safir dan taburan puluhan berlian yang menghiasi seluruh perangkat.

Spesifikasi Huawei Watch Buds 2

Huawei Watch Buds 2 dirancang secara inovatif, menggabungkan fungsi jam tangan pintar dengan tempat penyimpanan earbuds terintegrasi. Bodi jam tangan pintar ini sengaja dibuat memiliki kompartemen untuk menyimpan earbuds bawaannya.

Dibandingkan dengan versi sebelumnya, Watch Buds 2 tampil lebih ramping dengan ketebalan 14,7 mm, sedikit lebih tipis dari 15 mm pada Watch Buds pertama. Bobotnya pun terpangkas menjadi 54,5 gram, lebih ringan dari 66,5 gram milik pendahulunya. Perubahan ini dimungkinkan berkat penggunaan bingkai jam yang terbuat dari perpaduan titanium, menggantikan material stainless steel sebelumnya. Bagian belakang perangkat dilapisi material komposit yang diperkuat serat dan diklaim ramah di kulit.

Perangkat ini hadir dengan ukuran 47 mm dan dibekali layar OLED LTPO berukuran 1,5 inci. Layar tersebut memiliki resolusi 466 x 466 piksel, dengan kecerahan puncak mencapai 3.000 nits dan kerapatan piksel 310 ppi.

Huawei Watch Buds 2 berjalan di atas sistem operasi HarmonyOS, yang menjadi tulang punggung ekosistem wearable Huawei. Sistem ini diklaim kompatibel dengan perangkat berbasis Android dan iOS, serta terintegrasi penuh dengan aplikasi Huawei Health untuk pemantauan kesehatan dan aktivitas.

Untuk urusan daya, perangkat ini dibekali baterai berkapasitas sekitar 410 mAh. Huawei mengklaim baterai ini mampu bertahan hingga tiga hari pemakaian dalam sekali pengisian daya, termasuk saat digunakan bersama earbuds bawaannya. Pengisian daya dapat dilakukan secara nirkabel dan membutuhkan waktu sekitar 100 menit hingga penuh.

Sementara itu, earbuds yang tersimpan di dalam bodi jam diklaim dapat digunakan hingga 4 jam untuk pemutaran musik tanpa fitur peredam bising aktif (ANC). Jika ANC diaktifkan, daya tahan baterai earbuds berkurang menjadi sekitar 3 jam.

Keunikan Watch Buds 2 terletak pada sepasang earbuds yang dapat digunakan secara fleksibel. Pengguna tidak perlu khawatir tertukar antara earbuds kanan dan kiri, karena perangkat ini akan secara otomatis mengidentifikasi telinga pengguna saat dipasang. Demikian pula saat mengembalikan earbuds ke dalam cangkang jam.

Earbuds pada Huawei Watch Buds 2 telah mengantongi sertifikasi ketahanan debu dan air dengan peringkat IP54. Namun, perlu dicatat bahwa bodi jam tangan pintar ini tidak memiliki ketahanan yang sama, sehingga tidak disarankan untuk dibawa berenang.

Advertisement

Lebih lanjut, smartwatch ini dilengkapi berbagai fitur penunjang olahraga dan pemantau kesehatan. Termasuk di antaranya adalah pelacak tidur, pemantau detak jantung 24/7, serta kemampuan mengenali dan mencatat 12 emosi atau mood pengguna. Perangkat ini mendukung lebih dari 90 mode olahraga, mulai dari jalan kaki, bersepeda, hingga latihan kekuatan otot. Dukungan kecerdasan buatan (AI) turut hadir untuk menganalisis progres pengguna. Fitur NFC juga disematkan untuk kemudahan transaksi pembayaran.

Spesifikasi Huawei Watch Ultimate Star Diamond Edition

Huawei Watch Ultimate Star Diamond Edition hadir sebagai varian mewah dari Watch Ultimate 2, dengan sentuhan desain yang lebih glamor. Kaca safir yang melindungi layar didesain dengan 60 sisi potongan (diamond-cut facets) di sekelilingnya, menciptakan efek kilau menyerupai berlian.

Mahkota (crown) jam pun dipercantik dengan satu berlian berpotongan 18 sisi. Aksen kemewahan ini semakin dipertegas dengan kehadiran 98 berlian yang menghiasi bodi dan strap jam.

Terlepas dari tampilan mewahnya, smartwatch ini tetap dibekali fitur penunjang kesehatan. Salah satunya adalah tombol X-TAP Smart Button yang mampu mengukur detak jantung dan tekanan darah, serta dukungan sensor ECG (elektrokardiogram). Huawei mengklaim berbagai metrik kesehatan utama dapat dikumpulkan hanya dalam waktu 60 detik.

Fitur unggulan lainnya adalah StarFlash Car Key, yang memungkinkan pengguna membuka dan menyalakan kendaraan yang kompatibel setelah dikonfigurasi melalui aplikasi AITO. Dalam situasi darurat seperti kecelakaan, perangkat ini juga dapat mengirimkan data kesehatan pengguna ke petugas penyelamat melalui jam tangan atau sistem kendaraan.

Perangkat ini juga menjalankan HarmonyOS, platform utama untuk wearable Huawei, dengan kompatibilitas terhadap perangkat Android dan iOS, serta integrasi penuh dengan aplikasi Huawei Health untuk fitur kesehatan dan olahraga.

Dari sisi daya, smartwatch ini mengandalkan baterai berkapasitas besar di kisaran 867 mAh, yang tergolong tinggi untuk kelas wearable premium. Dalam penggunaan normal, daya tahannya berada di kisaran 4-5 hari. Daya tahan ini dapat berkurang menjadi sekitar 3 hari jika fitur Always-On Display (AOD) aktif atau saat penggunaan intensif seperti berolahraga dan konektivitas tinggi.

Pengisian daya dilakukan secara nirkabel (wireless charging) dan membutuhkan waktu sekitar 90 menit hingga baterai terisi penuh.

Harga Huawei Watch Buds 2 dan Watch Ultimate Star Diamond Edition

Huawei Watch Buds 2 ditawarkan dalam tiga varian. Untuk opsi dengan strap kulit hitam atau coklat, harganya dibanderol 3.488 yuan, setara dengan sekitar Rp 8,7 juta. Sementara itu, varian dengan strap titanium dijual seharga 3.988 yuan, atau sekitar Rp 10 juta.

Untuk arloji mewah Huawei Watch Ultimate Star Diamond Edition, harganya dibanderol mulai dari 30.000 yuan, atau sekitar Rp 75 juta. Informasi ini dihimpun KompasTekno dari GSM Arena.

Advertisement