SUMENEP, KOMPAS.com – Penemuan benda asing menyerupai rudal di pesisir pantai Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memicu kekhawatiran warga dan segera ditangani oleh aparat kepolisian serta tim ahli.
Benda misterius ini pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Heri pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 06.30 WIB saat hendak memeriksa perahunya di Pantai Dusun Aeng Lombi, Desa Torjek.
Heri mengaku melihat benda tersebut terdampar di pinggir pantai. “Air laut sempat pasang, jadi mungkin terbawa arus,” ujarnya kepada Kompas.com.
Karena bentuknya yang tidak lazim dan berpotensi membahayakan, Heri tidak berani mendekat. Ia segera melaporkan temuannya kepada warga lain sebelum diteruskan ke pihak kepolisian setempat.
Ciri Fisik Benda Misterius
Berdasarkan pengamatan awal petugas kepolisian, benda tersebut memiliki bentuk lonjong yang menyerupai rudal. Beberapa ciri fisik yang berhasil diidentifikasi antara lain:
- Panjang sekitar 2 meter
- Diameter kurang lebih 30 sentimeter
- Berwarna kuning
- Memiliki sirip di bagian belakang
- Dilengkapi komponen yang tampak seperti penggerak berwarna merah
Pelaksana Tugas (Plt) Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti, menambahkan detail identifikasi. “Di badan benda terdapat kode ‘Aug-05’. Ada dua lubang di bagian depan dan satu lubang di dekat sirip belakang,” jelasnya.
Pengamanan dan Penyelidikan
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas gabungan dari TNI dan Polri segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan. Garis polisi telah dipasang di sekitar area penemuan untuk membatasi akses warga. Benda tersebut juga dilapisi pelindung untuk melindunginya dari cuaca.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi hingga ada kepastian mengenai tingkat keamanan benda tersebut. Untuk memastikan apakah benda itu berbahaya, tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) dari Brimob Polda Jawa Timur telah diterjunkan.
“Sekarang tim Jihandak Brimob Polda Jatim berangkat ke Kangayan. Untuk ngecek,” ujar Widiarti pada Rabu (22/4/2026), dilansir dari Kompas.com.
Selain tim Jihandak, penanganan benda misterius ini juga melibatkan unsur lain seperti Polres Sumenep, TNI, dan pemerintah daerah. Pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan tim di lapangan untuk memperbarui perkembangan penanganan.






