Bola

Candaan Bezzecchi soal Tiru Taktik Valentino Rossi di MotoGP 2026

Advertisement

Marco Bezzecchi melontarkan candaan mengenai kemungkinan meniru taktik legendaris Valentino Rossi demi mengamankan gelar juara MotoGP 2026. Pernyataan ini muncul seiring dengan performa impresif Bezzecchi yang kini memuncaki klasemen sementara.

Pebalap yang dijuluki “Bez” ini teringat pada strategi mentornya, Valentino Rossi, pada musim 2008. Kala itu, Rossi yang membela tim Yamaha, dilaporkan memasang tembok pembatas di garasinya. Tujuannya adalah untuk menyembunyikan rahasia teknis tim dari rekan setimnya, Jorge Lorenzo, terutama terkait perbedaan pemasok komponen seperti ban.

Meskipun Bridgestone kemudian menjadi pemasok tunggal ban MotoGP, tembok tersebut tidak serta-merta dibongkar. Persaingan antara Rossi dan Lorenzo justru semakin intens, alih-alih kolaborasi layaknya rekan satu tim.

Bezzecchi Ingin Tiru Langkah Jorge Martin, tapi Hanya Bercanda

Dalam sebuah wawancara yang dilansir dari Crash, Bezzecchi berkelakar bahwa ia mungkin akan melakukan hal serupa, yakni memasang dinding pemisah di garasi tim Aprilia. Tujuannya adalah untuk menutupi rahasia tim dari rekan setimnya, Jorge Martin, yang belakangan juga menunjukkan performa gemilang.

Performa Martin memang patut diperhitungkan. Ia berhasil meraih podium di balapan utama seri Brasil dan Amerika Serikat, serta memenangi Sprint Race di Circuit of The Americas (COTA). Jorge Martin sendiri pernah meraih gelar juara dunia MotoGP pada musim 2024.

“Jadi, sekarang saya akan memasang dinding di dalam garasi tim Aprilia,” ujar Bezzecchi sambil tersenyum.

“Tidak, tentu saja saya bercanda,” lanjutnya. “Di satu sisi, saya senang, itu berarti saya melakukan pekerjaan yang cukup baik. Tapi karena dia juga sangat bagus, mungkin saya akan menirunya (taktik Valentino Rossi) juga.”

Jerez Jadi Arena Ujian Berikutnya

Menjelang seri keempat MotoGP 2026 yang akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada Minggu (26/4/2026), Bezzecchi bertekad untuk kembali meraih kemenangan.

Sirkuit Jerez: Catatan Positif bagi Pebalap Italia

Sirkuit Jerez memiliki catatan sejarah yang cukup ramah bagi pebalap asal Italia. Francesco Bagnaia, misalnya, berhasil meraih tiga kemenangan beruntun di sirkuit ini pada musim 2022-2024.

Advertisement

Sang mentor, Valentino Rossi, juga memiliki rekor mentereng di Jerez dengan tujuh kemenangan di kelas MotoGP dan sembilan kemenangan di semua kelas era modern.

Namun, rekor kemenangan terbanyak di Sirkuit Jerez masih dipegang oleh Angel Nieto, yang total mengoleksi 11 kemenangan di semua kelas.

Kini, Bezzecchi memiliki peluang untuk menambah daftar kemenangan pebalap Italia di Jerez, sekaligus mencatatkan kemenangan pertamanya di sirkuit legendaris ini.

Dominasi Bezzecchi di Balapan Utama

Performa Marco Bezzecchi di tiga seri awal MotoGP 2026 sangat konsisten. Ia berhasil naik podium tertinggi di balapan utama pada setiap seri tersebut.

Lebih impresif lagi, sejak GP Portugal musim lalu, Bezzecchi belum pernah tergeser dari posisi terdepan pada balapan hari Minggu. Total, ia telah memimpin sebanyak 121 lap tanpa terkejar.

“Luar biasa, ya? Saya baru menyadarinya saat semua orang menulis tentang itu, lalu mulai memikirkannya. Ini hal besar, kepuasan yang luar biasa,” ungkap Bezzecchi.

Meskipun demikian, ia tidak berpuas diri. “Bukan untuk sekarang, Kami berharap bisa memimpin setidaknya 20 atau 30 putaran lagi,” tambahnya.

“Akan sulit. Tapi Saya akan mencoba,” pungkas Bezzecchi, penuh optimisme menatap seri-seri selanjutnya.

Advertisement