Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengklaim bahwa 88,1 persen genangan yang terjadi di Ibu Kota sepanjang tahun 2025 berhasil ditangani dalam waktu kurang dari dua jam. Klaim ini disampaikan Rano Karno dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI Jakarta Tahun Anggaran 2025, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (20/4/2026).
“Penanganan genangan kurang dari dua jam mencapai 88,1 persen,” ujar Rano Karno pada kesempatan tersebut.
Capaian tersebut, menurut Rano Karno, merupakan bagian dari kinerja sektor pengelolaan sumber daya air (SDA) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sepanjang tahun 2025. Ia merinci berbagai langkah pengendalian banjir yang telah dilaksanakan.
Upaya Pengendalian Banjir
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan peningkatan kapasitas tampungan air hingga mencapai 539.674 meter kubik. Selain itu, program pengerukan sungai juga gencar dilakukan di 2.334 titik, dengan total volume pengerukan mencapai 919.173 meter kubik.
Aspek perlindungan kawasan pesisir juga menjadi perhatian. Rano Karno menyebutkan bahwa sebanyak 71,61 persen wilayah pantai di Kepulauan Seribu kini telah terbebas dari ancaman abrasi.
“71,61 persen wilayah pantai di Kepulauan Seribu telah terbebas dari abrasi,” tegasnya.
Rano Karno menambahkan, berbagai upaya tersebut merupakan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan ketahanan kota terhadap banjir dan meminimalkan dampak genangan terhadap aktivitas warga.
“Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi genangan dan banjir,” tutup Rano Karno.






