JAKARTA, KOMPAS.com – Kebakaran melanda gedung Kantor Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Senin (20/4/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan arus lalu lintas di sekitar lokasi, khususnya yang mengarah ke Tebet, mengalami kepadatan.
Pantauan di lapangan menunjukkan enam unit mobil pemadam kebakaran beserta kendaraan pendukung terparkir berjejer di depan kantor Kemendagri. Keberadaan armada pemadam ini menyebabkan penyempitan badan jalan, sehingga memperlambat laju kendaraan.
Sejumlah kendaraan, mulai dari roda dua, mobil pribadi, bus TransJakarta, hingga truk, terlihat merayap di ruas jalan yang terdampak. Beberapa kendaraan Brimob juga terpantau melintas di area tersebut.
Untuk mengurai kemacetan, petugas kepolisian memberlakukan sistem buka-tutup satu lajur yang tidak terhalang oleh kendaraan pemadam. Setelah berhasil melewati area kantor Kemendagri, arus lalu lintas dilaporkan kembali normal.
Sementara itu, kondisi lalu lintas dari arah berlawanan terpantau tetap lancar.
Api Berasal dari Tumpukan Barang Bekas
Kebakaran dilaporkan terjadi di lantai 1 dan 2 Gedung D, yang berlokasi di bagian belakang kompleks perkantoran Kemendagri.
Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Beni Irawan, menjelaskan bahwa api awalnya berasal dari tumpukan barang bekas yang berada di samping klinik.
“Jadi klinik itu posisinya di Gedung D itu. Api awalnya kelihatan di tempat tumpukan barang-barang bekas pakai, lama-lama membesar dan mengakibatkan kebakaran pada Lantai 1 dan Lantai 2 Gedung D,” jelas Beni kepada Kompas.com, Senin.
Hingga pukul 15.50 WIB, para pegawai Kemendagri masih terlihat berkumpul di halaman kantor. Mereka menyaksikan proses pendinginan yang dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran.






