Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim mayoritas ruas jalan di Ibu Kota dalam kondisi baik. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan bahwa 97,35 persen jalan di Jakarta terpelihara dalam kondisi mantap.
Klaim tersebut disampaikan Rano saat rapat paripurna penyampaian pidato gubernur terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (20/4/2026). “Terpeliharanya 97,35 persen jalan dalam kondisi mantap,” ujar Rano dalam kesempatan tersebut.
Selain kondisi jalan, Rano juga melaporkan bahwa 7,47 persen jalur pedestrian di Jakarta telah dilengkapi fasilitas pendukung, terutama di area yang berdekatan dengan simpul transportasi massal.
Namun, Rano tidak memberikan penjelasan mendalam mengenai definisi “kondisi mantap” yang dimaksud. Tidak dirinci apakah predikat tersebut mencakup jalan yang mulus sempurna atau masih memperbolehkan adanya kerusakan ringan.
Kondisi Jalan Berlubang Masih Dihadapi
Pernyataan Rano Karno ini sedikit berbeda dengan laporan dari Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, sempat mengakui adanya ribuan titik jalan berlubang di Jakarta pada awal tahun 2026.
Menurut Heru, pada periode awal tahun tersebut, tercatat sekitar 6.000 titik jalan berlubang. Ia menambahkan bahwa penanganan telah dilakukan secara bertahap, meskipun jumlahnya sempat mengalami peningkatan.
“Untuk jalan berlubang memang cukup banyak yang sudah kita tangani ya. Waktu itu 6.000 tapi memang sudah meningkat lagi, tapi semua sudah kita tindak lanjuti,” ujar Heru di Kantor Dinas Bina Marga, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026).
Rencana Peningkatan Kualitas Jalan
Menyikapi kondisi tersebut, Pemprov DKI Jakarta memiliki rencana untuk meningkatkan kualitas jalan di sejumlah titik. Pelapisan ulang atau layering menjadi strategi yang akan diterapkan, terutama menjelang musim kemarau.
“Memasuki musim panas ini kita akan lanjut dengan membuat jalan itu menjadi lebih baik lagi, akan kita layer jalannya untuk lokasi-lokasi tertentu,” jelas Heru.






