Tekno

John Ternus Bukan Wajah Baru, Sering Kenalkan Produk, Kini Pegang Kendali Apple

Advertisement

Penunjukan John Ternus sebagai Chief Executive Officer (CEO) Apple yang baru, menggantikan Tim Cook pada September mendatang, menandai sebuah era baru bagi raksasa teknologi asal Cupertino tersebut. Ternus, yang telah lama berkecimpung di dalam perusahaan, bukanlah sosok asing bagi publik penggemar produk Apple. Ia kerap tampil di berbagai gelaran “Apple Event” untuk mempresentasikan inovasi-inovasi terbaru perusahaan.

Kemunculan Ternus di panggung Apple Event telah menjadi pemandangan yang lumrah selama bertahun-tahun, terutama ketika membahas lini produk perangkat keras atau hardware. Ia tercatat pernah hadir dalam beberapa acara kunci, termasuk Worldwide Developer Conference (WWDC) 2017, di mana ia memperkenalkan iMac Pro. Pengalamannya berlanjut pada Apple Event Oktober 2018, saat ia mempresentasikan iPad Pro dengan desain baru dan port USB-C, serta pada WWDC 2019 untuk mengungkap Mac Pro generasi terbaru.

Peran yang Kian Menonjol

Dalam beberapa tahun terakhir, peran Ternus semakin signifikan. Pada Apple Event “Unleashed” yang digelar Oktober 2021, ia tampil memukau dengan memperkenalkan MacBook Pro yang ditenagai oleh chip M1 Pro dan M1 Max. Momen tersebut menjadi titik balik penting dalam perjalanan Apple menuju penggunaan chip rancangan sendiri.

Tahun 2022, Ternus kembali menjadi sorotan di WWDC 2022 dengan pengumuman MacBook Air M2 dan MacBook Pro M2. Di luar lini MacBook yang menggunakan Apple Silicon, Ternus juga sempat didapuk sebagai presenter utama untuk peluncuran model terbaru dari lini MacBook, yaitu MacBook Neo.

Tak berhenti di situ, jangkauan presentasinya pun meluas. Ternus turut memperkenalkan lini iPhone 17 pada Apple Event 2025, termasuk varian baru iPhone Air, menunjukkan kepercayaan Apple terhadap kemampuannya dalam mengkomunikasikan produk secara luas.

Advertisement

Kandidat Kuat Sejak Lama

Konsistensi Ternus dalam tampil di berbagai Apple Event bukan sekadar kebetulan. Hal ini mengindikasikan peran krusialnya dalam tim pengembangan produk dan menjadi sinyal kuat mengenai posisinya yang akan datang.

Bahkan, sejak beberapa tahun lalu, nama Ternus sudah santer disebut sebagai kandidat kuat penerus Tim Cook. Mark Gurman, seorang jurnalis Bloomberg yang dikenal sering membocorkan informasi eksklusif mengenai Apple, pada tahun 2025 pernah menyatakan bahwa Ternus “hampir pasti” akan memimpin Apple di masa depan. Prediksi tersebut terbukti akurat.

Sebelum mengemban tugas sebagai CEO, Ternus telah menduduki posisi Senior Vice President of Hardware Engineering di Apple sejak tahun 2001. Dalam perannya ini, ia bertanggung jawab atas pengembangan hampir seluruh lini produk Apple, mulai dari iPhone, Mac, hingga AirPods. Kombinasi antara keahlian teknis yang mendalam dan pemahaman produk yang kuat dinilai menjadi aset utamanya.

Kabarnya, penampilan Ternus yang sering di Apple Event merupakan strategi yang disengaja oleh Apple untuk membangun citra dan kepercayaan publik terhadap dirinya menjelang transisi kepemimpinan. Dengan demikian, penunjukan Ternus sebagai CEO Apple dapat dilihat sebagai hasil dari proses suksesi yang matang dan telah dipersiapkan selama bertahun-tahun.

Advertisement