Lima Cara Mengatasi Remaja yang Emosional

Reporter : | 06 Jul, 2015 - 3:31 pm WITA

remaja, parenting, keluarga

(foto: pixabay)

ManadoToday – Begitu banyak remaja khawatir tentang banyak hal termasuk persahabatan, percintaan, sekolah dan masa depan. Perasaan stres dan cemas, dapat mempengaruhi apa yang mereka makan, seberapa sering mereka bergerak, dan berapa banyak mereka tidur.

“Mereka mencoba untuk menjadi diri mereka sendiri. Mereka ingin gaya mereka sendiri rambut, pakaian,kesombongan. Kecemasan benar-benar datang dari mana-mana.” ungkap William Hansen, PhD seorang psikolog dikutip dari webdm.com.

Tidak terhitung jumlahnya orang tua sering terjebak dalam hal ini. Namun, ada hal-hal yang dapat anda lakukan untuk menjinakkan remaja yang sedang cemas.

1. Jalan-jalan
Ketika remaja anda sedih atau marah, dia mungkin cenderung untuk pergi ke kamarnya dan menutup diri. Atau, ia mungkin ingin menghilangkan pikiran dengan menonto TV atau bermain video game berlebihan.Jauh lebih baik jika anda bisa mendapatkan mereka dan bergerak. Bergerak menahan hormon stres dan meningkatkan hormon yang membuata anda bahagia.

“Dapatkan udara segar dan keluarkan keringat selama setidaknya 20 menit. Cari cara yang sehat untuk mengurus diri sendiri.” kata Hansen.

Lebih baik lagi, anda menemani dia berjalan-jalan. Ini akan memberi anda beberapa waktu berkualitas bersama-sama, bahkan jika tidak tercipta pembicaraan. Plus, itu akan menunjukkan bahwa anda mempraktekkan apa yang anda katakan. Tidak ada gunanya jika anda memberitahu anak anda untuk bergerak sedangkan anda hanya duduk di sofa sambil memegang sebungkus snack. Anak-anak belajar dari diri anda!

2. Berbicara saat dalam mobil
Salah satu waktu terbaik untuk berbicara dengan anak remaja anda adalah di dalam mobil, kata Hansen. Anda memiliki pendengar dan tidak ada yang harus melakukan kontak mata.

Bertanya tentang apa yang terjadi dalam hidupnya. Cobalah agar anda dapat setuju dengan apa yang dia katakan, kata psikolog David Elkind, PhD. Jika dia marah karena dia tidak memiliki teman atau pakaian keren, misalnya, jangan langsung mengatakan, “Anda tidak perlu teman-teman seperti itu,” atau “Kamu tidak perlu berpakaian seperti anak-anak lain.”

“Tunjukan bahwa anda memahami apa yang anak anda katakan. Katakanlah,” Aku yakin itu membuat anda sedih. ” Atau, “Saya yakin anda pasti kecewa,” kata Elkind.

3. Istirahat
Ketika anak anda mulai dewasa dan rewel, anda mengistirahatkan mereka untuk mendinginkan otak dan pikiran. Ketika mereka remaja, mereka perlu belajar kapan waktunya untuk istirahat dari segala aktivitas. Beberapa dapat mengurangi stres dengan mendengarkan musik. Orang lain mungkin bersantai dengan melakukan yoga atau meditasi. Atau mungkin hobi seperti menggambar atau memainkan alat musik.

4. Perbaiki pola makan dan tidur
“Kita membuat keputusan yang buruk ketika marah, lapar, kesepian, atau lelah,” kata Hansen.

Bantu anak remaja anda membuat pilihan yang sehat. Misalnya, kelelahan membuat kita membutuhkan makanan berkalori tinggi. Tapi itu tidak berarti kita harus minum minuman bersoda atau makan pizza. Mereka memiliki kekuatan untuk memilih makanan sehat.

Kemudian periksa persediaan makanan anda, sediakan makanan ringan bergizi: buah segar dan sayuran, yogurt rendah lemak, keju rendah lemak, dan kerupuk gandum. Jika tidak ada makanan yang kurang sehat, remaja akan lebih mungkin untuk makan pilihan yang sehat.

Juga, menekankan pada mereka bahwa tidur yang cukup sangat penting. Tidak hanya karena kurang tidur menyebabkan makan makanan yang tidak sehat dan kelelahan, itu juga terkait dengan nilai buruk, kecelakaan mobil, dan gangguan konsentrasi. Remaja membutuhkan setidaknya 8 1/2 jam tidur malam. Anda juga harus mengevaluasi jadwal aktivitasnya jika itu yang membuat anak anda kekurangan tidur.

5. Menahan Keinginan untuk kembali bertengkar
Jika anak remaja anda mendorong anda sampai ke batas kesebaran anda, ingat bahwa remaja sangat egois, Elkind mengatakan.

Jangan tersinggung jika terjadi adu argumen. “Ada begitu banyak perubahan yang terjadi – secara fisik, emosional, sosial. Cobalah untuk membuat segalanya mudah dan pahami mereka”

Baca Juga :

Leave a comment