Makna Sumpah Pemuda di Mata Jack Palamia Pemandu Eksowisata Kota Bitung

"Sumpah Pemuda bagi seorang Pekerja Pariwisata merupakan cermin Nasionalitas Bangsa"

Hendrik Jack Palamia (berdiri di depan) saat menjadi pemandu wisata turis jepang di daerah Halmahera Utara sebelum pandemi covid-19 melanda Indonesia (Foto: Istimewa)

BITUNG, (manadotoday.co.id) – Sumpah Pemuda, merupakan wujud Nasionalisme Generasi Muda di Indonesia dalam hidup Berbangsa, Bertanah Air dan Berbahasa yang dikumandangkan oleh tokoh Pemuda di Indonesia pada 92 Tahun silam tepatnya 28 Oktober 1928, yang kemduian dikenal dan diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda.

Bagi Jack Hendrik Palamia, pemandu Ekowisata Kota Bitung, Sumpah Pemuda adalah cermin Nasionalisme generasi muda yang hendaknya dapat diwujudkan dalam kerja dan karya nyata memberikan sumbangsih dan kontribusi bagi kemajuan bangsa dan Negara.

“Sumpah Pemuda bagi seorang Pekerja Pariwisata merupakan cermin Nasionalitas Bangsa,” ujar specialis pemandu ekowisata dan pemerhati Pariwisata Kota Bitung ini.

Nah ditengah pandemi covid-19, Profesional seorang pelaku dan pekerja pariwisata, merupakan tantangan dan ujian yang sangat berat, dalam membantu perekonomian Negara melalui sektor Pariwisata.

Baca Juga:
1 of 494

“Dengan diterapkannya New Normal Pariwisata, Pemandu harus mampu menopang pertumbuhan ekonomi Negara,” ucapnya.

Lanjut dia, Bagi Para pemandu di Nusantara lebih khusus lagi di Kota Bitung harus memiliki semangat juang dalam membangun kembali aktivitas pariwisata dan wisatawan.

“Belajarlah dari para leluhur kita, dalam memperjuangkan Negara Indonesia dari segala bentuk intimidasi dan problematikkah kesatuan dalam berbagai suku dan budaya,” imbuhnya.

Palamia juga mengingatkan generasi muda saat ini dapat meikihat perjalanan sejarah dimana para tokoh Pemuda Indonesia, melalui Kongres Pemuda, yang diselenggarakan, Tanggal 27-28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta), telah menciptakan satu tonggak sejarah dalam pergerakan Kemerdekaan Indonesia.

“Aplikasinya di saat ini dalam situasi pandemi covid-19, generasi muda hendaklah berperan aktif membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 pandemi. Dan dalam memaknai hari besar ini mari kita Generasi Muda di Kota Bitung, ciptakan sejarah baru dalam mengembangkan Kota Bitung melalui sektor pariwisata,” tutupnya. (alo)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.