Kabupaten Pegunungan Bintang Belajar Pengelolaan Keuangan di Tomohon

Reporter : | 13 Mei, 2019 - 7:18 pm WITA

Kunjungan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang di Kota Tomohon

Kunjungan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang di Kota Tomohon

TOMOHON, (manadotoday.co.id)—Lima kali berturut-turut memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tentang pengelolana keuangan dan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) menjadikan Kota Tomohon dipilih Kabupaten Pegunungan Bintang Papua untuk dikunjungi.

Senin (13/5/2019), Badan Pengelola keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Inspektorat Kabupaten Pegunungan Bintang mengunjungi Kota Tomohon dipimpin Ketua Tim Ir Erna Somalinggi MSi  yang adalah Inspektur Kabupaten  Pegunungan Bintang.  Rombongn mendatangi Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Tomohon.

Foto bersama Pemkab Pegunungan Bintang dan Pemkot Tomohon

Foto bersama Pemkab Pegunungan Bintang dan Pemkot Tomohon

‘’Kami memilih Kota Tomohon sebagai daerah untuk dikunjungi sekaligus menimba ilmu karena pengelolaan keuangannya sudah baik. Buktinya lima kali meraih WTP dari BPK,’’ kata Somalinggi.

Kota Tomohon sendiri dipilih setelah Pemkab Pegunungan Bintang mengetahui dari mesia massa tentang bagaimana pengelolaan keuangan yang diterapkan sehingga bisa memperoleh  WTP lima kali berturut-turut.

Pembayaran non tunai yang akan diberlakukan oleh Pemkot Tomohon mulai Juni nanti, menjadi salah satu alasan untuk dipelajari Pemkab Pegunungan Bintang.

‘’Ini sangat bagus dan akan kami terapkan di daerah kami nanti,’’ tukas Somalinggi.

Saat menerima rombongan, Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak CA diwakili Asisten Perekonomian Ir Djoike Karouw MSi berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang yang telah memilih Kota Tomohon sebagai daerah untuk dikunjungi.

‘’Ini juga berkat kerja sama dan dukungan semua komponen di Kota Tomohon termasuk masyarakat. Tanpa kerja sama yang baik,  sinergitas antara aemua pihak, tak akan menjadi seperti saat ini,’’ tandas Karouw.

Sementara Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Tomohon John Liuw SPi mengatakan, mulai 1 Juni 2019, semua bentuk pembayara di jajaran Pemkot Tomohon akan dilakukan secara non tunai walaupun belum seratus persen. (ark)

 

Baca Juga :

Leave a comment