Tomohon Gelar Pelatihan Pengembangan Data dan Informasi PAUD

Reporter : | 14 Feb, 2019 - 5:56 pm WITA

Wali Kota Tomohon saat membuka kegiatan

Wali Kota Tomohon saat membuka kegiatan

TOMOHON, (manadotoday.co.id)—Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah (Kamis (14/2/2019) menggelar Pelatihan Pengembangan Data dan Informasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di AAB Guest House Kelurahan Matani Dua Tomohon Tengah.

Dalam laporannya, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon Dr Juliana Dolvin Karwur MKes MSi  mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan beberapa metode di antaranya secara bersama menyusun data sekolah/lembaga, data siswa,  data guru dan sarana prasarana di setiap Taman Kanak-Kanak,  kelompok bermain, Satuan PAUD sejenis, agar dalam kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana sesuai yang diharapkan.

‘’Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini ialah terlaksananya program pendidikan anak usia dini,  meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan pelatihan pengembangan data dan informasi pendidikan anak usia dini Kota Tomohon,  meningkatnya kapasitas dan kemampuan peserta dalam mengelola data pendidikan  serta untuk memberikan acuan pengumpulan,  pengolahan,  dan analisi data pendidikan kepada seluruh tenaga operator PAUD,’’ kata Karwur.

Para peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan

Para peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak saat membuka kegiatan mengatakan, Pemerintah Kota Tomohon berkomitmen untuk meningkatkan data yang berkaitan dengan Data Pokok Pendidikan atau Dapodik di Kota Tomohon, sehingga semua anak memperoleh pendidikan usia dini yang berkualitas.

‘’ Dapodik adalah sistem pendataan skala nasional yang terpadu dan merupakan sumber data utama pendidikan nasional yang merupakan bagian dari program perencanaan pendidikan nasional dalam mewujudkan insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif,’’ jelas Eman.

Dapodik lanjutnya, merupakan aplikasi online yang dapat diakses seluruh sekolah untuk memasukkan dan mengolah data,  baik peserta didik,  pendidik,  tenaga kependidikan,  hingga profil lembaga itu sendiri.

Peserta kegiatan, terdiri dari para operator Taman Kanak-Kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), Satuan PAUD Sejenis (SPS), Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Satuan Pendidikan Non Formal, Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) se-Kota Tomohon.

Narasumber dari unsur Balai Pengembangan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Provinsi Sulut. (ark)

Baca Juga :

Leave a comment