Fabian Kaloh Sepakat Dukung MaMa, Walikota dan Wakil Wawali Bitung Periode 2016-2021

Reporter : | 31 Mar, 2016 - 11:17 am WITA

Fabian Kaloh ,  Max Lomban ,Mautrits Mantiri

Fabian Kaloh SIP MSi

BITUNG, (manadotoday.co.id) – Berjiwa besar dan gentleman, adalah kalimat yang tepat dialamatkan bagi sosok Fabian Kaloh SIP Msi. Meskipun pernah menjadi pesaing utama Walikota dan Wakil Walikota (Wawali) Bitung Max Lomban – Mautrits Mantiri (MaMa) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bitung 9 Desember 2015 lalu, sebagai calon Wawali berpasangan dengan Hengky Honandar calon walikota dari partai Demokrat, PKPI, Gerindra dan PKB, namun dirinya menyatakan siap mendukung pemerintahan Walikota dan Wakil Walikota Bitung, periode 2016-2021.

“Jadikan kami semua SEPAKAT untuk bersama membangun Bitung, dalam Satu suasana batiniah yang tenang, aman, nyaman dan selalu TERSENYUM. HIDUP MAMA !!!JAYALAH BITUNG…!!!,” tulis mantan Asisten I Pemkot Bitung di masa pemerintahan Walikota dan Wakil Walikota Bitung periode 2010-2016, Hanny Sondakh-Max Lomban, di akun facebook Fabian Ebby Kaloh.

Kaloh juga menyebutkan bahwa semua proses dan tahapan pilkada Bitung telah selesai, menyusul dilantiknya Walikota Max Lomban dan Wawali Maurits Mantiri, oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey atas nama Presiden RI Jokowidodo.

BACA JUGA:

OD-SK Kunjungi Keluarga ABK Korban Penyanderaan Kelompok Teroris Abu Sayyaf

BBM Turun, Warga Berharap Harga Tarif Angkot dan Bahan Pokok (Juga) Turun

Harga BBM Kembali Turun, Dishub Minahasa Bakal Sesuaikan Tarif Angkutan Umum

Wanita yang Hamil Anak Kembar Ini Mati Setelah Kepalanya Terjebak di Pagar Besi

“Sebagai salah satu paslon peserta Pilkada, saya harus mengatakan (lagi) “SELAMAT & SUKSES” buat Pak Wali dan Pak Wawali Kota Bitung periode 2016-2021, sembari memohon maaf jika ada hal-hal yang tidak berkenan yang dilakukan oleh saya (kami) atau Tim kami yang menyakitkan Paslon Pemenang Pilkada maupun Paslon lain beserta semua para pendukungnya,” ujar tonaas wangko Brigade Manguni Bitung ini.

Dinamika dan hiruk pikuk Pilkada, menurut Kaloh hendaklah dijadikan proses pembelajaran berpolitik, kuliah berdemokrasi guna membangun political awareness warga Bitung menuju masyarakat yang maju dan modern. Terminologi ini sebenarnya yang menjadi goal dari sebuah election.

“Pilkada bukanlah tujuan, melainkan hanyalah sebuah tool untuk mewujudkan masyarakat maju dan modern. Karna itu sebagai warga Bitung saya (kami) siap dan bertekad mendukung kepemimpinan Walikota dan Wawali periode 2016-2021 untuk Bitung kedepan,” tutup Kaloh yang merupakan mantan sosok birokrat handal dengan pengalaman segudang ini. (lou)

Baca Juga :

Leave a comment