Pengobatan Untuk Penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS)

Reporter : | 23 Mei, 2015 - 4:48 pm WITA

Amyotrophic Lateral Sclerosis, ALS, penyakit neuron, kesehatan, tips sehat

(foto: pixabay)

ManadoToday – Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) adalah bentuk penyakit neuron motorik yang progresif, fatal, penyakit neurodegenerative yang disebabkan oleh degenerasi neuron motorik, sel-sel saraf dalam sistem saraf pusat yang mengendalikan gerakan otot secara sukarela mengakibatkan penyusutan otot progresif dan atrofi.

Penyebab dan faktor risiko

– Hampir 10% dari kasus ALS adalah karena turunan dari orang tua atau keluarganya

– Gen seng superoksida dismutase (SOD) bermutasi pada 10-20% kasus-kasus yang diturunkan.

– Pasien ALS memiliki tingkat lebih tinggi glutamat dalam serum dan cairan tulang belakang.

– Meskipun mekanisme utama SOD1- dimediasi cedera saraf saat ini tidak diketahui, apoptosis, excitotoxicity, dan stres oksidatif memainkan peran utama dalam patogenesis.

Pengobatan

– Riluzole adalah pertama dan satu-satunya obat yang disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) untuk memperlambat ALS. Obat ini dapat memperlambat perkembangan penyakit ini pada beberapa orang, mungkin dengan mengurangi kadar glutamat.

– Ketika otot-otot yang membantu pernapasan melemah, penggunaan Bantuan Ventilasi Nokturnal (intermittent positive pressure ventilation (IPPV) atau tekanan bilevel positive airway pressure (BIPAP)) dapat digunakan untuk membantu pernapasan saat tidur.

– Terapi fisik: Latihan aerobik seperti berjalan, berenang, dan bersepeda dapat memperkuat otot-otot yang tidak terpengaruh, meningkatkan kesehatan jantung, dan membantu pasien melawan kelelahan dan depresi.

– Terapi wicara: Seorang terapis bicara dapat membantu mengajarkan teknik untuk membuat pidato cara bicara lebih jelas dipahami. Kemudian terkait pada penyakit, ahli terapi bicara dapat merekomendasikan perangkat seperti synthesizer dan komputer yang dapat membantu pasien berkomunikasi.

– Perawatan bedah: Pertimbangan awal untuk trakeostomi elektif harus dipertimbangkan pada pasien dengan tanda-tanda awal kesulitan pernapasan. (artikel dikutip dari healthcaremagic)

Baca Juga :

Leave a comment