Jenis-jenis Sakit Kepala Pada Anak dan Faktor Penyebabnya

Reporter : | 06 Mei, 2015 - 4:40 pm WITA

Sakit Kepala, anak, migrain anak, migrain, kepalaManadoToday – Sakit kepala terjadi pada lebih dari 90 persen anak-anak usia sekolah. Penyebab sakit kepala pada anak-anak tegantung pada sejumlah faktor, tunggal atau kombinasi, dapat membuat anak anda rawan sakit kepala.

Faktor-faktor ini meliputi:

– Predisposisi genetik: Sakit kepala, terutama migrain, cenderung merupakan penyakit turunan. Jika anda memiliki riwayat keluarga yang memiliki sakit kepala yang buruk, anak anda akan memiliki risiko lebih tinggi untuk mendapatkan itu juga.

– Trauma kepala: Benjolan dan memar dapat menyebabkan sakit kepala. Meskipun hanya cedera kepala yang kecil, cari pertolongan medis segera jika kepala anak anda yang cedera.

– Penyakit dan infeksi: Sakit kepala adalah gejala yang sering terjadi pada banyak penyakit saat masa kanak-kanak. Infeksi telinga, infeksi sinus, pilek dan flu sering disertai dengan sakit kepala.

– Faktor-faktor lingkungan: Kondisi lingkungan, termasuk perubahan cuaca, bau, suara keras dan cahaya terang semua dapat menyebabkan sakit kepala.

– Faktor emosional: Tingginya kadar stres dan kecemasan – sering dipicu oleh masalah dengan teman sebaya, guru atau orang tua – memainkan banyak peran dalam sakit kepala pada anak-anak. Anak-anak yang depresi mungkin mengeluh sakit kepala, terutama jika mereka memiliki kesulitan mengenali perasaan sedih dan kesepian.

– Makanan tertentu dan minuman: Makanan aditif monosodium glutamat (MSG), yang ditemukan dalam makanan seperti daging, bologna dan hot dog, telah diketahui dapat memicu sakit kepala. Juga, kafein, coklat, kopi dan teh, bisa menyebabkan sakit kepala.

Jenis sakit kepala pada anak-anak:

Migren: Migren bisa menyebabkan mual, muntah, sakit perut dan kepekaan ekstrem terhadap cahaya dan suara. Bayi bahkan dapat memiliki migrain.

Ketegangan sakit kepala: Hal ini sering terkait dengan stres. Ini menyebabkan tekanan yang terjadi pada kedua sisi kepala.

Sakit kepala kronis harian: Jika anak mengalami sakit kepala selama lebih dari 15 hari dalam sebulan selama lebih dari tiga bulan, dia dikatakan memiliki sakit kepala harian kronis.

Sakit kepala Cluster: Ini adalah jenis yang paling umum yang terjadi pada anak-anak. Hal ini biasanya menusuk nyeri pada satu sisi kepala dan berlangsung kurang dari tiga jam.

Untuk pengobatan tergantung pada jenis sakit kepala. Acetaminophen dan ibuprofen dapat meringankan sakit kepala ringan dan bahkan beberapa migrain.

Dan yang terakhir adalah kapan anda harus menghubungi dokter: Ini sangat jarang bahwa sakit kepala anak adalah tanda sesuatu yang serius. Namun, anda harus mencari saran dokter jika sakit kepala anak anda:

– Terjadi setidaknya sebulan sekali

– Membangunkan anak saat tidur

– Menyebabkan muntah atau perubahan visual

– Disertai demam, bersama dengan sakit leher atau kaku.

Baca Juga :

Leave a comment