GMIM dan GMIST Tuntut Kementerian Agama Berlaku Adil

Reporter : | 05 Sep, 2017 - 9:54 pm WITA

Para peserta Konas ke-11 P/KB di Ambon

Para peserta Konas ke-11 P/KB di Ambon

AMBON, (manadotoday.co.id)—Ada yang menarik pada Konsultasi Nasional Pria/Kaum Bapa (P/KB) Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) yang berlangsung di Gereja Protestan Maluku (GPM)  Maranatha Ambon, 28-31 Agustus 2017 di mana Delegasi P/KB Sinode GMIM menuntut agar Kementerian Agama berlaku adil.

Pnt Drs Jackried Kanselir Maluenseng MSc meminta agar Kementerian Agama bertindak adil dan proporsional. Ia mencontohkan di Sulawesi Utara. Karena mayoritas beragama Kristen, Kakanwil Agamanya harus beragama Kristen.

‘’Kalau kita mengangkat semangat nasionalisme, harusnya bertindak proporsional dan adil,’’ tegas Maluenseng menanggapi ceramah dari Bimas Kristen protestan kementerian Agama RI pada kegiatan tersebut.

Konas itu sendiri diikuti sekitar 250 peserta sebagai perutusan 57 dari 88 Sinode Anggota PGI.

Pernyataan P/KB GMIM ini didukung sepenuhnya oleh utusan Pelka Laki-Laki Sinode GMIST  Jabes Gaghana SE ME dan mengusulkan hal yang sama diberlakukan di kabupaten dan kota.

“Kakandepnya juga harus memperhatikan kondisi dan keberadaan masyarakat setempat.  Ini penting supaya terjadi harmonisasi yang lebih indah dalam pemerintahan dan kemasyarakatan,’’ kata perutusan GMIST.
Peserta dari Kalimantan Tengah juga menyatakan bahwa di wilayah mereka terdapat sejumlah kabupaten  dan kota yang Kandep Agamanya tidak ada Bimas Kristen.

“Padahal di daerah kami banyak juga yang beragama Kristen.
Pada Konas tersebut Delegasi P/KB Sinode GMIM  dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Pnt Ir Stefanus BSN Liow didampingi Sekretaris Pnt Herwyn Malonda, Bendahara Pnt Joppi Lengkong dan Pnt Jackried Kanselir Maluenseng MSc, Pnt Prof Theo Mautang serta Pnt Ary Turangan serta Pokja Pdt Herman Latuihamalo STh dan Drs Jan Rein Tumilaar MSc MTh.

Sedangkan Delegasi GMIST dipimpin Ketua Pelka Laki-Laki Pnt Jabes Gaghana SE ME bersama Ketua BPS GMIST.Selain GMIM dan GMIST hadir juga dari GMIBM, GERMITA dan SAG Sulutteng.

Pnt Drs Jackried Kanselir Maluenseng MSc dan peserta Konas P/KB ke-11 Ambon lainnya

Pnt Drs Jackried Kanselir Maluenseng MSc dan peserta Konas P/KB ke-11 Ambon lainnya

Hasil Konas tersebut antara lain menetapkan GMIST sebagai tuan rumah Konas XII Tahun 2018 yang dirangkaikan dengan pemilihan pengurus baru Forum Komunikasi  P/KB PGI Periode 2018-2023 menggantikan Ketua Umum saat ini Ir Royke Roring, MSi yang sudah dua periode menjabat.

Ditambahkan Maluenseng, dalam forum Konas ke- 11 P/KB PGI di Ambon tersebut turut hadir dan memberikan ceramah Ketua Umum Pengurus Besar NU Prof Dr Said Aqil Siraj. Dalam ceramahnya dia mengatakan bahwa pandangan Islam tentang negara adalah negara yang Madinah.

“Bukan negara Khilafah. Islam sudah mengajarkan tentang negara sejak 14 abad yang lalu. Dan ajarannya adalah negara yang Madinah,” kata Siraj.
Dia juga menegaskan bahwa hubungan antara Islam dan Kristen sangat dekat. “Bagaimana tidak dekat wong kita bersaudara bahkan kakak beradik kok,” katanya disambut tepuk tangan meriah hadirin. (ark)

Baca Juga :

Leave a comment