Target 15 Kursi Pemilu 2019, Golkar Tomohon Terus Konsolidasi

Reporter : | 22 Agu, 2017 - 8:45 am WITA

Pelantikan pengurus kelurahan Partai Golkar se-Kota Tomohon

Pelantikan pengurus kelurahan Partai Golkar se-Kota Tomohon

TOMOHON, (manadotoday.co.id)—Sambut Pemilu 2019, DPD II Partai Golkar Kota Tomohon di bawah pimpinan Jimmy F Eman SE Ak terus melakukan konsolidasi.

Selama dua hari yakni Senin (21/8/2017) hingga Selasa (22/8/2017) Partai Golkar Kota Tomohon melaksanakan Seminar Politik di Homestay Kelurahan Walian Satu Tomohon Selatan dengan menghadirkan Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Kota Tomohon dan melaksanakan pelantikan pengurus-pengurus kelurahan yang terpilih beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua OKK DPD Partai Golkar Sulut, Ketua DPD II, serta pengurus Kota Tomohon

Wakil Ketua OKK DPD Partai Golkar Sulut, Ketua DPD II, serta pengurus Kota Tomohon

Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak yang juga Wali Kota Tomohon mengatakan, Pemilu 2019 mendatang, Partai Golkar Kota Tomohon menargetkan peroleh suara di atas 50 persen dari 25 kursi.

‘’Tahun 2019, jumlah kursi sudah bertambah 5 dari sebelumnya 20. Kita akan merebut paling tidak 15 kursi atau minimal mempertahankan posisi saat ini dengan perolehan 40 persen suara,’’ tegas Eman.

Senada diungkapkan Wakil Ketua Bidang OKK DPD Partai Golkar Sulut Ir Miky JL Wenur yang juga Ketua DPRD Kota Tomohon. Malahan, Srikandi Partai Golkar ini menargetkan 50-60 persen suara di Pemilu 2019 mendatang.

‘’Partai Golkar Kota Tomohon semakin solid dan kuat. Ini menandakan pengkaderan di Kota Tomohon baik. Saat ini saja, di seluruh Sulawesi Utara, dari prosentase perolehan suara Pemilu Legislatif, Kota Tomohon yang tertinggi,’’ kata Wenur.

Ketua KPU Tomohon bawakan materi di Seminar Politik

Ketua KPU Tomohon bawakan materi di Seminar Politik

Tak kalah Ketua Dewan Penasehat (Wanhat) DPD II Partai Golkar Kota Tomohon Piet Liuw BA. Senior Golkar ini mengatakan, Tomohon bisa meraih 15 kursi di Legislatif tahun 2019 nanti.

‘’Yang terpenting bagi pengurus dan kader adalah soliditas dan suka bekerja. Sesuai dengan nama partai Golongan Karya, kita harus mengutamakan kekaryaan,’’ tukasnya. (ark)

Baca Juga :

Leave a comment