Miris, 6 Bulan Insentif Pala dan RT di Minsel Belum Dibayarkan

Reporter : | 03 Jul, 2017 - 8:49 pm WITA

AMURANG, (manadotoday.co.id) – Kepala Lingkungan (Pala) adalah ujung tombak pemerintah yang setiap hari berinteraksi dengan masyarakat. Bahkan dalam tugasnya membantu pemerintah menjalankan roda pemerintahan tidak Pala dan Wakil Pala, harus siap selama 24 jam penuh.

Mirisnya, keberadaan Pala dan Wakil Pala di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Pala dan Wakil Pala, nampaknya hanya dipandang sebelah mata oleh Pemerintah Kabupaten Minsel. Hal ini disebabkan karena, pembantu tugas pemerintah di Kelurahan hingga bulan Januari hingga Juni tahun 2017, belum sekalipun mendapatkan Insentif.

“Ya, sudah 6 bulan kami belum menerima honor. Padahal saat ini kami sudah sangat membutuhkan tunjangan tersebut, apalagi dalam waktu dekat akan menghadapi pengucapan syukur dan mempersiapkan keperluan anak sekolah memasuki tahun ajaran baru, Kami berharap Pemkab Minsel memperhatikan masalah ini, sehingga honor kami secepatnya direalisasikan,” ujar sejumlah Pala di Kecamatan Amurang dan Amurang Timur yang enggan namanya dipublish.

Belum direalisasikannya honor Pala dan Wakil Pala ini, mendapat tanggapan Wakil Ketua DPRD Frangky Lelengboto. Bahkan diakui Lelengboto, bahwa dirinya sudah mendapat pengakuan dari lima Pala di Kelurahan Buyungon saat rumah duka, bahwa selama enam bulan belum menerima insentif.

“Saya berharap ada langkah cepat dan prihatin dari pihak pemerintah, jangan lagi alergi .Dan semoga kejadian ini karena lupa bukan lalai. Apalagi Pala dan Wakil Pala telah bekerja sepenuh hati, membantu tugas-tugas kepemerintahan,” tandasnya.

Lelengboto juga mempertanyakan, kendala apa yang dihadapi Badan Pemerintahan Masyarakat Desa (BPMD) sehingga Pala dan Wakil Pala belum menerima insentif padahal saat ini sudah memasuki triwulan ketiga.

“Jika alasan menunggu pergeseran, kenapa pimpinan DPRD belum diundang. Saya berharap ada terobosan dan perubahan kedepan. Semoga suara kita didengar, bukan kemudiam tersinggung dan lain-lain,” ujar Lelengboto yang berencana akan mengkonsultasikan dengan pimpinan DPRD yang lain untuk memanggil hearing pihak BPMD Minsel, guna mengklarifikasi soal belum dibayarkannya insentif Pala dan Wakil Pala selama kurun waktu 6 bulan ini. (lou)

Baca Juga :

Leave a comment