Dihadiri Dubes, Warga Kawanua di Belanda Gelar Ibadah Pranatal

Reporter : | 11 Des, 2016 - 9:26 pm WITA

Dubes Indonesia untuk Belanda I Gusti Agung Wesaka Pujia membawakan pesan Natal

Dubes Indonesia untuk Belanda I Gusti Agung Wesaka Pujia membawakan pesan Natal

AMSTERDAM, (manadotoday.co.id)—Warga Kawanua di Negeri Belanda Sabtu (10/12/2016) sukses menggelar Ibadah Pranatal, dipimpin Pdt Maria Winkler-Huliselan.

Ibadah Pranatal yang dilaksanakan di Kota Amsterdam dihadiri sekitar 500 warga Kawanua di seluruh Belanda dengan mengangkat Tema Persaudaraan yang Rukun dengan Sub Tema Melalui Kelahiran Yesus Kristus Mari Kita Wujudkan Hidup Saling Mengasihi dan Mengampuni serta Menghormati.

Pdt Marla Winkler-Huliselan memimpin Ibadah Pranatal

Pdt Marla Winkler-Huliselan memimpin Ibadah Pranatal

Dalam Khotbahnya,  Pdt Marla Winkler-Huliselan berpesan kepada umat bahwa lewat perayaan Natal, hidup damai, harmonis dan penuh kerukunan antar sesama. Warga Kawanua di Belanda sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerinjtah Republik Indonesia karena boleh menghadirkan Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Belanda I Gusti Agung Wesaka Pujia.

Dalam pesan Natalnya, Duta Besar meminta warga Kawanua di Belanda untuk saling mengasihi satu sama lain. ‘’Orang yang membenci kita pun harus kita kasihi,’’ katanya.

Sebelum membawakan sambutan, Sang Duta Besar menyanyikan lagu ‘’Kawanua Siapa yang Punya’’. Usia sambutan menyanyikan lagu ‘’You Raise Me Up’’.

Suasana Ibadah Pranatal Warga Kawanua di Belanda

Suasana Ibadah Pranatal Warga Kawanua di Belanda

Ketua Panitia Natal Kawanua Belanda 2016 Melki Tarumampen dalam sambutannya menyatakan sangat bersyukur walaupun saat ibadah di tengah hujan rintik dengan suhu 10 derajat celcius.

‘’Kami sangat berterima kasih atas kehadiran warga Kawanua yang begitu banyak. Begitu antusiasnya warga Kawanua merayakan Natal walaupun berada di negeri orang. Untuk itu dalam pesan natal saya, Marilah kita saling rukun-rukun, damai, baku-baku tolong dan bekerja keras,’’ kata Tarumampen.

Mengakhiri sambutannya, Terumampen berharap, kiranya Tuhan Yang Maha Kasih senantiasa menganugerahkan damai sejahtera menerangi langkah warga Kawanua di Belanda untuk membangun persaudaraan kerukunan warga Kawanua sebagai ciptaan Tuhan.

Suasana Ibadah Pranatal warga Kawanua di Belanda

Puji-pujian di Ibadah Pranatal warga Kawanua di Belanda

Perayaan Natal warga Kawanua di Belanda itu sendiri dikoordinasi oleh Rukun Makaria di Belanda. Koordinator Rukun Makaria Belanda Jufry Mamuaja mengatakan, perayaan Natal tersebut merupakan bukti bahwa warga Kawanua di Belanda hidup rukun dan damai.

‘’Kita merayakan Natal sama dengan di kampung halaman. Mari kita jaga dan pertahankan kerukunan yang telah terjalin selama ini. Sebagai warga yang berada di perantauan, tentunya kita harus saling mengasihi dan saling membantu,’’ kunci Upi—sapaan akrabnya Jufry Mamuaja. (ark)

Baca Juga :

Leave a comment