Modal Masalah Utama Petani Holtikultura Minsel

Reporter : | 21 Okt, 2015 - 10:03 am WITA

AMURANG, (manadotoday.co.id) – Selain masalah pupuk, salah satu kendala petani holtikultura di wilayah Kecamatan Modoinding, terlebih pada musim kemarau yakni modal dalam mengembangkan usaha pertanian.

“Ya, modal memang menjadi kendala utama Petani Holtikultura di Minsel. Apalagi di musim kemarau seperti ini, modal sangat dibutuhkan untuk membeli pompa dan selang guna menyiram tanaman agar tetap bertumbuh dengan baik,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Minsel Ir Decky Keintjem.

Untuk membantu Petani mengembangkan usaha Pertanian, Dinas Pertanian dan Peternakan Minsel akan mengupayakan pengadaan kerjasama dengan pihak Bank BNI 46 untuk bantuan modal usaha.

Disamping itu akan mengupayakan bantuan bibit, pembuatan irigasi dan parit.

“Ini sebagaimana instruksi Bupati Minsel, Christiany Euginia Paruntu, agara mengupayakan bantuan lunak BNI 46 kepada sekitar 100 kelompok tani yang ada di wilayah Modoinding.Dan untuk pinjaman dari pihak Bank kelompok harus menyediakan Surat Keterangan Usaha (SKU) dan Surat Keterangan Kelompok Tani (SKKT),” tukas Keintjem. (lou)

Baca Juga :

Leave a comment