Jasa Raharja Serahkan Santunan Kepada Korban Lakalantas di Depan Makodam XIII Merdeka

Kepala Jasa Raharja Cabang Sulawesi Utara Pahlevi Barnawai Syarif

MANADO, (manadotoday.co.id) – Jasa Raharja cabang Sulawesi Utara (Sulut) menyerahkan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jln. 14 Februari, Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wanea, Kota Manado, tepatnya di depan Makodam XIII Merdeka pada Minggu (25/4/2021).

Kecelakaan yang melibatkan satu mobil dan sepeda motor tersebut menewaskan dua orang. Masing-masing atas nama Jesen Jordan Wuntu (16) pengendara motor dan Meikel Stif Maringka (39), pengendara mobil. Maringka sendiri diketahui merupakan anggota DPRD Kota Manado.

Dua orang lainnya hanya mengalami luka-luka.

Jasa Raharja menyerahkan santunan 1×24 jam melalui transfer ke rekening masing-masing ahli waris sebesar Rp. 50 juta. Total santunan kepada dua orang ahli waris sebesar Rp. 100 juta. Sedangkan untuk dua korban luka-luka telah diterbitkan Surat Jaminan Biaya Perawatan ke Rumah Sakit.

Pahlevi Barnawi Syarif selaku Kepala PT Jasa Raharja Sulawesi Utara mengatakan, penyerahan santunan yang cepat kepada ahli waris korban berkat kerja sama dan koordinasi yang cepat dengan pihak Satuan Lalu Lintas Polres Manado.

Selain itu, dengan dukungan sistem pelayanan yang terintegrasi secara digital dengan IRSMS Korlantas Polri, Dukcapil, Rumah Sakit dan perbankan, Jasa Raharja dapat menyerahkan santunan kepada masing-masing ahli waris sesuai domilisi korban dalam kurun waktu 1 x 24 Jam.

Pahlevi berpesan bagi pengguna kendaraan bermotor agar selalu berhati-hati ketika berkendara dan tetap patuhi peraturan lalu lintas serta.

“Kepada masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor agar secara tertib membayar pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ setiap tahun karena sumber dana untuk membayar santunan kepada setiap korban kecelakaan lalu lintas yang terjamin oleh Jasa Raharja, diperoleh dari pembayaran SWDKLLJ yang dibayarkan setiap tahun di Kantor SAMSAT bersamaan dengan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK),”tukas Pahlevi.(*)