Wagub Sulut Tanda Tangani Kerjasama Pelestarian Bunaken

Reporter : | 11 Jan, 2018 - 8:07 pm WITA

Taman Nasional Bunaken

Disaksikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya, dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Jan Darmadi, dan sejumlah pejabat lainnya, Wagub Sulut Steven Kandouw, menandatangani kerjasama penguatan fungsi dan pelestarian Taman Nasional Bunaken.

SULUT, (manadotoday.co.id) – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw, menandatangani  kerjasama penguatan fungsi dan pelestarian Taman Nasional Bunaken, yang dilaksanakan di Balai Pengembangan dan Penelitian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis (11/1/2018).

Pada kegiatan penandatanganan kerjasama yang disaksikan langsung Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya, Kandouw mengatakan, Taman Laut Bunaken harus terus dilestarikan sebab mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke daerah.

“Taman nasional Bunaken harus terus dilestarikan dan diberdayakan, sebab menarik minat wisatawan untuk berkunjung,” katanya.

Menurut Kandouw, pengelolaan Bunaken kini masih dilakukan pemerintah pusat. Dan tahun 2017 lalu salah satu resort di Bunaken yakni Siladen meraih penghargaan The Best  Resort In The World.

“Dunia mengakui Bunaken, makanya harus terus kita jaga kelestariannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Siti Nurbaya, mengatakan pengembangan Bunaken akan terus dilakukan pemerintah pusat, sehingga mampu memikat wisatawann untuk berkunjung.

Pada kesempatan itu, Menteri Siti Nurbaya pula mengapresiasi atas penemuan spesies burung baru di indonesia peneliti dari LIPI. Kemudian, Menteri Siti melakukan peluncuran (launching) nama ilmiah jenis burung baru di Pulau Rote, dengan nama myzomela irianawidodoae.

“Sungguh luar biasa bisa temukan spesie burung barung. Kebhinekaan ekosistem bisa baik kalau semua kerja bersama-sama  dan wisata alam harus didukung oleh semua pihak,” jelasnya.

Selanjutnya, nama Anara diberikan Menteri LHK Siti Nurbaya kepada bayi kedua satwa Anoa (bubalus depressicornis) yang lahir alami di Anoa Breeding Centre (ABC), Balai Penelitian dan Pengembangan LHK (BP2LHK) Manado.

“Kelahiran bayi kedua anoa ini memberikan harapan dalam pelestarian anoa,” terangnya, ketika memantau kondisi Anara di Manado.

“Ini diperlukan upaya yang lebih kuat dari berbagai pihak dalam mengembalikan kelestarian Anoa di alam,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut Menteri KLH dan Kehutanan Siti Nurbaya, bersama Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Jan Darmadi dan Wagub Kandouw, melakukan penanaman Pohon Rerer.

Turut hadir pada kegiatan itu, Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI Prof. DR. Enny Sudarmowati, Kepala Badan Pengembangan dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Dr. Agus Justianto, Direktur Jenderal  Konversi Sumberdaya Alam dan Ekosistem Kementerian LH dan Kehutanan RI Ir. Wiratno, MSc, dan Kepala Badan Pengembangan dan Penyuluhan2 Sumberdaya Manusia KLH dan Kehutanan RI Dr Ir Helmy Basalama, jajaran Forkopimda Sulut, Bupati Minahasa Selatan Tety Paruntu, Wali Kota Bitung Max Lomban, sejumlah Pejabat Eselon II Lingkup Pemprov Sulut dan Kabupaten Kota. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Advertisement
.