Kadisdukcapil dan KB Sulut: Tugas Pemerintah Melayani Masyarakat

Reporter : | 06 Jul, 2017 - 7:20 pm WITA

disdukcapil sulut, dr. Bahagia Rejeki Mokoagow,

Kadisdukcapil dan KB Sulut dr. Bahagia Rejeki Mokoagow, ketika membuka dan menyampaikan materi pada acara Sosialisasi Kebijakan Bidang Bina Keluarga Balita dan Pembinaan Ketahanan Remaja, yang dilaksanakan di ruang F.J Tumbelaka kantor gubernur Sulut, Kamis (6/7/2017)

SULUT, (manadotoday.co.id) – Kepala Dinas Kependudukan Pencataran Sipil Keluarga Berencana (Disdukcapil dan KB) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dr. Bahagia Rejeki Mokoagow, menyatakan, tugas pemerintah salah satunya adalah melayani masyarakat.

“Sebagai pemerintah tugas utama terhadap masyarakat adalah memberikan pelayanan dalam rangka memenuhi kebutuhan yang diinginkan oleh masyarakat,” hal itu dikatakan Mokoagow, ketika membuka acara Sosialisasi Kebijakan Bidang Bina Keluarga Balita dan Pembinaan Ketahanan Remaja, yang dilaksanakan di ruang F.J Tumbelaka kantor gubernur Sulut, Kamis (6/7/2017).

Dijelaskan dia, sejak dikeluarkan Undang-Undang (UU) Nomor 52 Tahun 2009 tentang pengembangan kependudukan dan pembangunan keluarga sejahtera adalah membangun keluarga menuju masyarakat sejahtera yang lebih adil dan berkualitas tapi itu tidak semudah membalik telapak tangan. Karena perubahan tataran peraturan strukutur, paradigma serta kultur yang perlu dilakukan dan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Menurut Mokoagow lagi, reformasi birokrasi bidang kependudukan dalam memberikan pelayanan pada masyarakat perlu dipahami dalam arti luas, lebih dari mengubah pandangan aparat di negeri ini yang melihat pelayanan masyarakat sebagai pekerjaan yang dilayani bukan pekerjaan untuk melayani, pelayanan masyarakat yang adil dan bekualitas juga mencakup tanggung jawab negara kepada rakyatnya.

“Pemerintah memberikan pelayanan dalam rangka memenuhi kebutuhan yang diinginkan masyarakat. Jangan sampai ada slogan ‘jika bisa ditunda mengapa dipercepat’ dan bukannya ‘jika dipercepat mengapa harus ditunda’. Oleh karena itu aparatur dan organisasi pemerintah termasuk Dinas Dukcapil dan KB Sulut dituntut untuk terus meningkatkan kapasitasnya supaya bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” ujar Mokoagow.

Lanjutnya, masyarakat sekarang ini sudah sangat maju dan kritis dalam pemikiran seiring dengan itu perubahan dan perkembangan yang begitu cepat di era reformasi birokrasi ini ada hal yang menjadi perhatian oleh pemerintah provinsi, maupun kabupaten /kota yang mengimplementasikan program dan Visi Misi Gubernur Sulawesi Utara yang dirangkum dalam sebuah slogan OD-SK yang artinya “Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan” supaya bisa memberikan pelayanan prima untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, memiliki harapan hidupn yang panjang , cerdas berdaya saing tinggi dan berprestasi.

“Sosialisasi ini diharapkan akan berbagi pengalaman dan semoga bermanfaat i demi anak-anak masa depan bangsa. Kepada orang tua diharapkan untuk memperhatikan pergaulan anaknya, jauhi pergaulan bebas obat obat terlarang dan kepada anak remaja sex itu adalah perbuatan yang singkat tapi dengan akibat yang panjang,” tandas Mokoagow.

Hadir pada kegiatan ini, perwakilan dari unsur Pemuda Remaja Gereja, Masjid, Karang Taruna , LSM, dan Pejabat dari Kabupaten/ Kota se Sulut. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment