Kawangkoan Heboh, Tukang Ojek Tewas Gantung Diri

Reporter : | 10 Apr, 2017 - 9:03 pm WITA

tmp-cam--1396102697KAWANGKOAN, (manadotoday.co.id) – Warga Kawangkoan, Senin (10/04/2107) sore tadi sekitar pukul 15:30 wita dikejutkan dengan peristiwa bunuh diri.

Jonny Rambi (40), warga kelurahan Talikuran Barat, Kawangkoan Utara, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam kamarnya.

Menurut penuturan ibu korban Anty Pioh kepada aparat kepolisian, korban sudah dua minggu ini menderita sakit namun saran ibunya agar berobat ke dokter ditolak korban. Selain itu, rupanya korban merasa sakit hati lantaran ada persoalan keluarga yang belum kunjung selesai yakni persoalan sebidang tanah yang masih bermasalah.

“Sudah beberapa hari ini korban sering mengatakan akan minum racun, tapi saya larang sebab hal itu dilarang oleh Tuhan,” ucap Ibunya.

Akhirnya, Senin sore tadi, apa yang pernah diucapkan pria yang berprofesi sebagai tukang ojek itu seolah terwujud, namun bukan karena meminum racun namun gantung diri.

“Awalnya saya sedang membersihkan halaman depan rumah, sedang korban saat itu lagi menonton tv di dalam rumah. Saya mulai curiga sebab Jonny mencari-cari benang katung dan tali, saat ditanyai ibunya, Jonny menjawab cuma ingin beres-beres. Ibu korban pun kembali membersihkan halaman. Tak lama kemudian saat ibu korban kembali ke rumah, dirinya kaget melihat anaknya yang masih membujang itu telah tergantung di atas ranjang dengan tali nilon berwarna biru. Sontak saja ibu korban langsung keluar rumah hendak meminta pertolongan, namun tragis saat itu tak ada orang yang lalu lalang di depan rumah.

“Setahu saya Jonny tidak ada masalah dengan orang lain, sebab orangnya sangat baik ,” ucap ibu korban.

Kapolsek Kawangkoan Iptu Dharta Daipaha saat ditemui di tempat kejadian peristiwa mengatakan bahwa kejadian ini murni bunuh diri dengan cara gantung diri.

“Ini murni gantung diri. Dan keluarga menolak untuk dilakukan otopsi ,” ujar Kapolsek. (Rom)

Baca Juga :

Leave a comment