60 Hari Jabat Gubernur Sulut, Disiplin ASN Jadi Perhatian Sumarsono

Reporter : | 24 Nov, 2015 - 9:21 pm WITA

DR. Sumarsono MDM, Gubernur Sulut, Disiplin ASN

Pnj Gubernur Sulut DR. Sumarsono

SULUT, (manadotoday.co.id) – 60 hari sudah DR. Sumarsono MDM, ditugaskan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Utara (Sulut). Selain mencanangkan program, Sumarsono dinilai fokus pada penataan disiplin seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulut baik tingkat pejabat maupun pegawainya.

Seperti yang dilakukan Dirjen Otda Kemendagri ini, Senin (23/11/2015) tepat 60 hari dirinya bertugas “nakhodai” Sulut. Menjelang siang sekitar Pukul 11:45 Wita, Sumarsono usai membuka kegiatan di Hotel Swissbel Maleosan, dengan menggunakan kendaraan dinas Land Cruiser DB 1 yang mengarah ke Kantor Gubernur di jalan 17 Agustus Manado, tiba-tiba berubah tujuan.

“Kita ke DPRD saja. Saya mau absen setiap Kepala SKPD. Sekedar memastikan,” perintah Sumarsono kepada ADC Yani, dan kendaraan pun mengarah ke “gedung cengkih” Sulut.

Sepuluh menit kemudian DB 1 sudah merapat di Gedung tua DPRD, dan tanpa memberitahu, Sumarsono merangsek masuk ke ruang Sekwan B. Mononutu. Dari ruangan lain, tuan rumah berlari menjemput gubernurnya, dimana Sekwan sementara monitor empat sidang komisi yang tengah membahas RAPBD Provinsi Sulut Tahun 2016.

Soni sapaan familiar Sumarsono yang ditemani Sekwan, keliling setiap ruangan komisi. Untung saja, sesuai perintahnya, semua kepala SKPD yg terjadwal kemarin hadir.

Sidak tetap berlanjut. Soni menyapa setiap anggota dewan yang lumayan lengkap pula. Sesi penutup selfie setiap peserta rapat. Selfie menjadi tren dimana-mana setiap kunjungan Pj. Gubernur.

Usai di DPRD Sulut, sidak berlanjut di kawasan Kalasey, dimana ada sejumlah kantor SKPD. Hanya ditemani ADC, seorang staf khusus serta dua pengawal pribadi, (menggunakan tiga mobil sudah termasuk pemandu jalan) masuk kawasan pertanian.

Sidak pertama di Distanak. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) J. Panalewen yang baru tahu gubernurnya datang, agak kikuk sedikit. Maksud mau arahkan gubernur ke ruang kerjanya tapi Sumarsono mengarah ke ruang kerja pegawai.

“saya ke ruang staf dulu,” ujar Sumarsono.

Masuklah Sumarsono ke ruang seksi PSP (Penyiapan Sarana Prasarana). Setelah bercakap sedikit tentang tupoksinya, para ASN pun minta Selfi dengan gubernur.

“Apa tidak kejauhan ruang kepala dan sekretaris,” kata Sumarsono.

Belum usai melakukan sidak di Distanak, tiga kepala SKPD yang kantornya bertetangga yakni Kadis Perkebunan Recky Toemandoek, Kadis Kelautan dan Perikanan Ronald Sorongan, Kabankorluh Jefry Senduk, rupanya sudah dapat bocoran ada sidak gubernur, akhirnya bergabung. Hanya dengan jalan kaki, Sumarsono pun kelilingi tiga SKPD tersebut.

Simpulan sidak Sumarsono tersebut dinilai “gagal”. Pasalnya, semua yang dikunjungi, baik di DPRD maupun SKPD lengkap.

“Rupanya gerakan Revolusi Mental yang dicanangman 60 hari lalu, sesaat tiba di Manado sudah mulai tampak. Terutama soal mental disiplin,” nilai Sumarsono. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment