Kerjasama dengan Kemendagri, Pemprov Sulut Ujicoba Pemetaan Beban Kerja Pegawai

Reporter : | 22 Okt, 2015 - 10:17 pm WITA

SULUT, (manadotoday.co.id) – Bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Dirjen Otonomi Daerah (Otda), Pemprov Sulawesi Utara (Sulut), mengadakan ujicoba/modeling pemetaan beban kerja perangkat daerah.

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat C.J. Rantung kantor gubernur Sulut, Kamis (22/10/2015) hari ini, dibuka Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Sulut Drs. John Palandung MSi.

Menurut dia, ujicoba ini demi mengoptimalkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pemerintahan daerah serta mendukungan perangkat daerah yang memiliki kompetensi dan beban kerja yang sesuai dengan peran yang dilaksanakan dalam bekerja.

Lanjut Palandung, beban kerja masing-masing perangkat daerah memiliki kapasitas berbeda berdasar kedudukan, pengkategorian struktur organisasi, besaran urusan pemerintahan daerah yang diselenggarakan perangkat daerah, serta kondisi daerah sesuai kebutuhan kompetensi dan aparatur.

“Kegiatan ini strategis dalam rangka pemantapan regulasi pemerintah terhadap implementasi pemerintahan daerah,” ungkapnya.

Sementara Kepala Biro Organisasi Farly Kotabunan SE, mengatakan tujuan ujicoba/modeling pemetaan beban kerja perangkat daerah ini, guna memastikan kesesuaian indikator, interval, dan bobot pengukuran beban kerja perangkat daerah yang nantinya akan menjadi masukan dalam lampiran rancangan peraturan pemerintah tentang pedoman organisasi perangkat daerah sesuai amanat undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

“Tujuan utama juga yakni dapat semakin mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat serta menghadirkan tata kelolah pemerintahan yang baik,” katanya.

Sedangkan Ketua tim ujicoba dari Kemendagri DR. Nurdin, mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk memastikan indikator dan bobot beban kerja perangkat daerah nantinya akan menjadi masukan dalam peraturan pemerintah terkait optimalnya pelayanan kepada masyarakat serta memastikan indikator dan interfal perangkat daerah.

“Dampaknya, untuk keseluruhan dalam mengimplementasikan kebutuhan perangkat kerja,” jelasnya.

Diketahui, kegiatan ini diikuti pejabat struktural Pemprov Sulut dan para pejabat yang membidangi kepegawaian dari Kabupaten dan Kota se-Sulut. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment