Gubernur Olly: Gotong Royong Bangun Rumah Ibadah Sangat Baik

olly dondokambey
Gubernur Olly Dondokambey ketika menghadiri ibadah syukur HUT ke-85 Jemaat GMIM Baitani Winuri, Kabupaten Minahasa Utara, yang dirangkaikan dengan peresmian gedung gereja, pastori dan konsistori.

SULUT, (manadotoday.co.id) – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menghadiri ibadah syukur HUT ke-85 Jemaat GMIM Baitani Winuri, Kabupaten Minahasa Utara, yang dirangkaikan dengan peresmian gedung gereja, pastori dan konsistori, Sabtu (23/11/2019).

Dalam ibadah nampak hadir, para pejabat di lingkup Pemprov Sulut, jajaran BPMJ GMIM Baitani Winuri dan seluruh jemaat.

Olly dalam sambutannya, mengajak seluruh jemaat untuk mensyukuri penyertaan Tuhan hingga mampu menjalani 85 tahun usia pelayanan dan memyelesaikan pembangunan gedung gereja. Menurutnya pembangunan gereja sebagai salah satu bukti penyertaan Tuhan kepada jemaat.

“Saya kira hari ini kita bersyukur karena saya dalam satu minggu ini hampir tujuh gereja ada tanda tangan tujuh prasasti untuk diresmikan. Artinya apa, itu tanda jemaat banyak berkat dari Tuhan. Kalau tidak ada pembangunan gereja berarti semakin nda basumbang, kalau jemaat basumbang akan ada berkat nah ini suatu tanda bahwa ekonomi di Sulut sangat baik, ada bertumbuh sehingga jemaat bisa memberikan untuk membangun,” ujarnya.

Olly menuturkan, pembangunan rumah ibadah yang dikerjakan dengan bergotong royong merupakan nilai budaya yang harus dipelihara.

“Saya kira ini hal yang sangat baik bagi kita. Apa yang kita buat kebersamaan gotong royong dalam rangka membangun rumah ibadah itu sangat baik. Itu juga semangat dari juga para pendiri bangsa kita. Semangat ini membawa semangat kita menjaga NKRI. Torang bangun rumah ibadah, torang ibadah agar supaya berkat-berkat Tuhan berikan kepada kita,” ungkapnya.

Olly mengharapkan jemaat jangan hanya mengutamakan kuantitas, dalam artian hanya fokus pada pembangunan fisik tapi tetap mengutamakan kualitas iman percaya kepada Tuhan.

“Suatu saat kalau torang cuma membangun gedung-gedung besar kemewahan yang ada tanpa torang juga membangun torang pe iman bagaimana torang menyebarkan injil kemana-mana saya kira itu tidak ada artinya seperti ada tertulis di Alkitab,” pungkasnya. (ton)

Leave A Reply

Your email address will not be published.