Diduga Tidak Netral, Tim Hukum AA-RS Laporkan Oknum Lurah ke Bawaslu Manado

Tim Kampanye, Calon Walikota Manado, Andrei Angouw, Richard Sualang, AA-RS, Lurah Ranotana, Steiven B. Zeekeon, Bawaslu Manado,
Tim Kampanye Bidang Hukum Andrei Angouw-Richard Sualang (AA-RS), ketika melaporkan oknum Lurah ke Bawaslu Manado.

MANADO, (manadotoday.co id) –
Tim Kampanye Bidang Hukum Calon Walikota Manado dan Wakil Walikota Andrei Angouw-Richard Sualang (AA-RS), melaporkan oknum Lurah Ranotana, LP ke Bawaslu Manado, Rabu (14/10/2020).

Laporan Steiven B. Zeekeon SH, bersama tim kampanye AA-RS Bidang Hukum ke Bawaslu itu, lantaran oknum lurah diduga tidak netral dalam tahapan pelaksanaan Pilkada Manado.

Laporan itu, didasari dengan adanya peristiwa yang terjadi pada Selasa (12/10/2020) di Kelurahan Ranotana lingkungan III, tepatnya di rumah milik Keluarga Oroh – Manangkalangi.

Informasi yang dirangkum, oknum Lurah Ranotana, memerintahkan dua orang Kepala Lingkungan untuk memindahkan atribut partai dalam hal ini bendera PDI-Perjuangan, baliho calon OD-SK dan AA-RS yang terpampang di pagar rumah Keluarga Oroh-Manangkalangi.

Tindakan sepihak tersebut diduga dilakukan karena saat itu akan ada kunjungan Wali Kota Manado Vicky Lumentut di kantor Lurah Ranotana.

Baca Juga:
1 of 918

Aksi tersebut sontak saja memicu protes dari pengurus dan simpatisan AA-RS, hingga selang beberapa waktu kemudian terjadilah perdebatan antara simpatisan AA-RS Kres Rumondor dengan oknum Lurah yang langsung viral di media sosial.

Saat itu Kres tegas bertahan tidak akan menurunkan atribut partai dengan dasar telah mendapat ijin dari pemilik rumah, sedangkan oknum Lurah tetap berkeras meminta mencabut atribut tersebut.

Menyadari aksi ini menyalahi aturan, Steiven B. Zeekeon SH, didampingi tim kampanye AA-RS bidang Hukum Andril Latjandu, SH, Glorio Katoppo, SH, Vecky Gagana, SH, Donny Wulur, SH dan Stenny Sapetu, SH mendatangi kantor Bawaslu pada Rabu (14/10/2020) sekitar pukul 16:45 WITA untuk melaporkan dugaan tidak netralnya Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam hal ini oknum Lurah Ranotana bernama Leon Piri, dengan dasar laporan Pasal 71 ayat (1) jo Pasal 188 UU Pilkada.

“Atas laporan tersebut Bawaslu telah menerima dengan diterbitkannya surat tanda terima laporan,” ucap tim kuasa hukum AA-RS.

Selanjutnya, pada Jumat (16/10), saksi-saksi dari pelapor akan dimintai keterangan. Sementara terlapor oknum Lurah Ranotana juga akan dimintai keterangan sore harinya.

“Bahwa untuk selanjutnya kami akan menunggu hasil pemeriksaan Bawaslu dan apabila terbukti Lurah tersebut tidak netral maka Bawaslu akan merekomendasikan ke KASN untuk memberikan sanksi kepada yang bersangkutan, ini juga jadi pelajaran bagi ASN yang ada di Manado agar tidak sewenang wenang menggunakan jabatannya untuk melakukan penekanan pada masyarakat dengan tujuan memenangkan calonnya, netral lah jang berpihak,” ungkap Steiven, Ketua Tim Kampanye AA-RS bidang Hukum. (ton)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.