Main di Klabat, 1 Maret Persipura Jamu Juara Liga Indonesia 1999 PSIS

Persipura Bakal Disupport Mahasiwa Papua di Sulut

PT LIB verifikasi stadion Klabat, Somad (tangan disaku) didampingi Victor Rarung dan Vian Rondonuwu (asisten Manajer Sulut United)

MANADO (manadotoday) – Persipura yang baru saja menempati “rumah barunya”, stadion Klabat, Manado, mengirim signal keangkeran stadion Mandala, Jayapura, bakal  berimbas di Manado.

Ini tergambar dari tekad dan keyakinan kubu Mutiara Hitam tersebut menyusul disetujuinya peminjaman eks kandang Persma Manado itu oleh PT Liga Indonesia Baru.

“Kami berharap bisa memanfaatkan kesempatan main di Klabat sebagai tuan rumah dengan hasil maksimal. Bahkan target harus juara Shopee Liga 1 2020,” kata Sekum Persipura Rocky Bebena, Rabu (25/2) di Manado.

Pembenahan stadion Klabat tak main-main sebagai syarat dari PT LIB. Penerangan lampu dan infrastruktur lain diperbaiki. Maklum, Minggu 1 Maret, tim sarat sejarah dari Papua itu sudah harus siap menyambut juara Liga Indonesia V 1999 PSIS Semarang.

“Harapan kami Klabat bisa angker layaknya Mandala,” kata Bebena.

Baca Juga:
1 of 896

Keinginan Persipura menjadikan Manado juga sebagai kandang, disambut positif Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Pertemuan dengan orang nomor satu Sulut itu dengan manajemen Persipura telah dilakukan.

“Bapak gubernur mendukung Persipura memakai stadion Klabat. Ini juga dianggap bagus karena akan membuat gairah terhadap sepak bola Sulut. Apalagi sudah ada Sulut United, tim Liga 2,” kata Victor Rarung, staf khusus gubernur.

Sebelum mencoba menjajaki Manado, Persipura juga telah mencoba untuk menjadikan Yogya sebagai markas sementara. Sebelumnya di Tengarong dan Sidoarjo. Namun belakangan mereka memilih Manado.

“Banyak saudara kami mahasiswa kuliah di Manado. Mereka kami yakin akan mendukung Persipura di Manado,” kata Bebena, Kadispora Kota Jayapura.

Selain Manado, penyebaran mahasiswa Papua maupun Papua Barat di Sulut pun juga asa di Tondano, Minahasa. Cukup banyak.

Selain itu, nama besar Persipura juga pasti akan menjadi daya tarik bagi penikmat bola di Manado.

“Betul. Ada hiburan tersendiri jiga bagi fans bola di sini. Hitung-hitung sebelum Sulut United juga main di Liga 2,” kata Dahlan Schu, warga Amurang gila bola yang sempat menetap di Samarinda. (RM)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.