Wabup Legi Dampingi Gubernur OD Hadiri Pentahbisan Gereja GMIM Solafide Rasi Satu

Reporter : | 20 Mei, 2019 - 11:04 am WITA

Juga Hadiri Acara HUT Jemaat Moria Tuwuntu

Gereja GMIM Solafide Rasi Satu,  Jemaat Moria Towuntu ,  Jocke Legi ,  Olly DondokambeyRATAHAN, (manadotoday­.co.id) – Wakil Bupati Minahasa Tenggara Jocke Legi mendampingi Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey SE, menghadiri ibadah pentahbisan Gedung Gereja GMIM Solafide Rasi Satu, Wilayah Ratahan dan HUT ke-38 Jemaat Moria Towuntu Wilayah Pasan, Minggu (19/5/2019).

Gubernur OD dalam sambutannya, menyampaikan dengan ditahbiskannya Gedung GMIM Solafide Rasi Satu mampu memberikan semangat baru untuk tetap setia dalam pelayanan dan tekun dalam pekerjaan di ladang Tuhan.

OD menambahkan, proses membangun gereja tidak mudah namun dengan kerjasama, gedung gereja bisa diresmikan, untuk itu, Jemaat Solafide Satu harus bersyukur karena bisa memiliki gedung gereja yang baru.

“Berbagai hambatan, dinamika dan sukacita tentunya turut mewarnai setiap tahapan pembangunan Rumah Tuhan ini. Namun hanya karena kerja keras dan kebersamaan yang dilandasi dengan pengharapan kepada Tuhan sajalah, maka setiap tahapan dan proses pembangunan Gedung Gereja ini boleh diselesaikan,” ungkap Olly.

Hal yang sama dikatakan Gubernur OD saat menghadiri HUT ke-38 Jemaat Morea Tuwuntu. Dia meminta jemaat untuk mensyukuri penyertaan Tuhan hingga mampu menjalani 38 tahun usia pelayanan.

Menurutnya, pertambahan usia pelayanan sebagai wujud nyata dari komitmen jemaat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh Jemaat GMIM Moria Towuntu atas perayaan syukur saat ini. Kiranya momentum ini akan mampu menumbuhkan komitmen baru bagi Jemaat untuk meningkatkan kesaksian dan pelayanan dalam kerangka menjawab tugas-tugas panggilan gereja, serta dalam keseharian kehidupan sebagai warga GMIM yang tak terpisahkan dari satu kesatuan masyarakat Bumi Nyiur Melambai,” ujar Olly.

Lanjut Olly, terselenggaranya ibadah syukur perayaan HUT jemaat saat ini, menggambarkan kerinduan jemaat untuk bersyukur atas segala berkat, tuntunan dan kekuatan yang dianugerahkan Tuhan sepanjang 38 tahun perjalanan pelayanan berjemaat.

“Pertambahan usia jemaat juga sebagai wahana evaluasi dan introspeksi terhadap berbagai program kerja pelayanan yang selama ini telah dilaksanakan, sehingga Jemaat GMIM Moria Towuntu dapat terus bertumbuh dan berakar dalam Tuhan di tahun-tahun pelayanan,”tandas OD.(ten)

Baca Juga :

Leave a comment