Baru Sekali Hasilkan Perda Inisiatif, DPRD Mitra Dinilai ‘Mandul’

Reporter : | 25 Okt, 2018 - 10:34 pm WITA

Perda Inisiatif, DPRD Mitra , Kisman Hala, Hans MokatRATAHAN, (manadotoday­.co.id)-Kinerja wakil rakyat yang duduk di DPRD Mitra dinilai kurang produktif dalan menghasilkam produk Peraturan Daerah Perda inisiatif. Pasalnya, sejak menjabat sebagai wakil rakyat pada tahun 2014 lalu, DPRD baru sekali menghasilkan perda inisiatif dewan.

Ketua Badan Perda DPRD Mitra Kisman Hala menyebutkan, kerbatasan anggaran menjadi penyebab utama.

“Bahkan hampir tidak ada sama sekali. Namun alasannya karena tidak tersedia anggaran yang cukup atau maksimal di sekretariat DPRD. Boleh kroscek langsung ke Sekwan,” katanya

Dikatakan Kisman, sebetulnya anggaran untuk pembentukan perda sudah sering diajukan, namun belum disetujui karena belum masuk skala prioritas.

“Sebetulnya sudah sering diajukan. Tapi kan tetap pada saat penganggaran dilihat mana skala yang lebih diprioritaskan,” ungkapnya.

Adapun untuk tahun ini, DPRD mengusulkan tiga ranperda inisiatif dewan, namun sejauh ini belum ada yang dibahas.

“Alasannya sama, karena kami lihat sesuai skala prioritas,” sambungnya.

Senada dikatakan Sekretaris DPRD Mitra Hans Mokat. Dia menyebutkan penyusunan ranperda disesuaikan dengan skala prioritas dan anggaran yang ada.

“Apalagi tiap tahun ada ranperda yang wajib diselesaikan yakni menyangkut pembahasan APBD dan LKPJ,” katanya.

Meski begitu, untuk pembentukan perda menurut Mokat, secara keselurahan sudah banyak yang disahkan.

“Kan ranperda juga bukan inisiatif dari dewan. Tetapi ada juga usulan dari dinas, ataupun pemkab,” tandasnya.

Sementara Ketua LSM Gema Mitra Vidi Ngantung mempertanyakan kinerja para wakil rakyat ini, jika memang selama empat tahun ini baru satu ranperda yang dibuat, patut dipertanyakan kinerja mereka.

“Kan selama ini kinerja anggota dewan juga jarang dipublis di media sehingga kinerja mereka kurang dikonsumsi masyarakat. Dan kalupun selama empat tahun ini yang dilakukan hanya menghasilkan satu randperda, jangan-jangan mereka ‘mandul’. Artinya tugas dan fungsi mereka sebagai dewan tidak berjalan sebagai mana mestinya,”ujar Ngantung.(ten)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Advertisement
.