Pemkab/Pemkot se-Sulut Diminta Tingkatkan Penyerapan Anggaran

Reporter : | 07 Mei, 2015 - 11:24 pm WITA

SULUT, (manadotoday.co.id) – Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), diminta supaya meningkatkan penyerapan anggaran. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Sulut DR Djouhari Kansil MPd, ketika membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran (TEPPA) Kabupaten/Kota se-Sulut yang digelar di ruang rapat WOC Kantor Gubernur Sulut, Kamis (7/5/2015).

“Kepada para pengelola keuangan daerah yang ada di Kabupaten dan Kota se-Sulut, diharapkan meningkatkan penyerapan anggaran. Kalau perlu tiga kali lipat pada triwulan kedua tahun anggaran berjalan ini,” ujar Kansil.

Dikatakan dia, sesuai data dari Badan Pengelola Keuangan dan Barang Milik Daerah (BPK-BMD) Sulut, tercatat Kota Bitung memiliki penyerapan anggaran tertinggi dengan presentase 19,09 persen dan penyerapan terendah Kabupaten Bolsel dengan presentase 7,82 persen.

“Ini harus diperhatikan pengelola keuangan. Daya serap harus cepat, tapi harus mengikuti aturan yang berlaku,” jelas Kansil. Ditambahkannya pula, pengelolaan yang baik akan memacu Kabupaten/Kota di Sulut yang belum mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), mengikuti jejak daerah lain dalam meraih penghargaan tersebut demi nama baik daerah.

“Oleh karena itu, kabupaten kota tetap harus komit dalam pelaksaan teppa. Terus lakukan koordinasi dengan pihak provinsi, serta anggaran harus dikelola dengan baik karena berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tandas Kansil sembari menambahkan dengan adanya TEPPA ini, dapat membantu evaluasi percepatan pembangunan di Kabupaten/Kota.

Jika TEPPA di daerah juga aktif, berarti ada strategi percepatan pelaksanaan pembangunan, karena di TEPPA bisa secara detail ditemukan masalah di administrasi hingga pelaksanaan di lapangan, sehingga penyerapan anggaran dan pelaksanaan kegiatan dapat terpantau dengan baik,” pungkasnya.

Sementara Kepala Biro Pembangunan Pemprov Sulut Farly Kotambunan SE mengatakan, Rakor ini diselenggarakan sebagai media berbagi informasi antar sesama tim TEPPA Kabupaten/Kota se sulut. Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sulut Sanny Parengkuan dan sejumlah pejabat terkait dari Kabupaten/Kota. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment