Dilepas Agus Fatoni, Sulut Utus 28 Kafilah di MTQ Nasional XXVIII

Musabaqah Tilawatil Qur’an, MTQ, Pjs Gubernur Sulut, Agus Fatoni,  Ketua LPTQ Sulut, Herson Mayulu,
Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni, ketika melepas 28 kafilah, yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXVIII Tahun 2020.

SULUT, (manadotoday.co.id) – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengutus 28 kafilah di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXVIII Tahun 2020.

28 kafilah yang akan mengikuti kegiatan di

Kota Padang, Sumatera Barat, mulai dari tanggal 12 hingga 21 November 2020, dilepas Pjs Gubernur Sulut, Agus Fatoni, di Gubernuran Bumi Beringin Manado.

Baca Juga:
1 of 1.262

Acara diawali dengan Sholat Isya yang dipimpin oleh Ketua MUI Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gofur dilanjutkan dengan penyerahan bendera Pemprov Sulut kepada peserta MTQ.

Fatoni dalam sambutannya, menyambut baik keterlibatan peserta Sulut dalam mensukseskan MTQ 2020.

“Saya bersyukur kita bersama-sama dapat hadir dapat mengikuti pelepasan MTQ Sulawesi Utara,” katanya.

Fatoni mengingatkan kepada peserta yang akan pergi ke Lampung untuk sama-sama berjuang dan memperkuat soliditas dengan saling percaya satu sama lain.

“Kalau kita solid kita kuat kita punya motivasi yang baik Insya Allah akan berhasil,” bebernya.

Fatoni menambahkan, semua peserta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat tiba di lokasi kegiatan.

“Tetap semangat, tetap sehat, selalu menggunakan masker mencuci tangan atau memakai hand sanitizer,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua LPTQ Sulut Herson Mayulu menyampaikan terima kasih kepada Pjs Gubernur Sulut yang telah melepas peserta MTQ.

Ini adalah pelepasan pertama kali di rumah dinas di Sulawesi Utara,” katanya.

Herson juga mengingatkan peserta yang akan pergi mengikuti lomba harus mematuhi protokol kesehatan.

“Saya sampaikan kepada peserta untuk menjaga kesehatan, jadi barang siapa yang tidak mengikuti swab tidak boleh ikut begitu juga yang akan pulang,” kuncinya. (ton)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.