Cepat Tanggap, Pemerintah Kecamatan Kumelembuai Musnahkan Bangkai Babi di Perkebunan Erasen

Cepat Tanggap, Pemerintah Kecamatan Kumelembuai Musnahkan Bangkai Babi di Perkebunan Erasen

KUMELEMBUAI, (manadotoday.co.id) – Langkah cepat dilakukan Pemerintah Kecamatan Kumelembuai memusnahkan bangkai babi yang dibuang oknum tak bertanggung jawab di perkebunan Erasen, tepatnya di jalan penghubung Desa Kumelembuai dan Makasili, Senin malam (12/6/2023).

Dipimpin langsung Camat Kumelembuai Michael Kamang Waworuntu SSTP pemusnahan beberapa ekor bangkai babi dan daging dilaksananakan bekerjasama dengan pihak Kepolisian, Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Selatan serta Pemerintah Desa Kumelembuai Dua dan pihak terkait lainnya.

Camat Kumelembuai Michael Kamang Waworuntu SSTP usai memimpin pemusnahan bangkai dan daging babi yang diduga kuat terinveksi virus menyampaikan bahwa daging babi dan beberapa ekor bangkai yang dimusnahkan melalui proses pembakaran, berdasarkan hasil penyelidikan sementara pihak Kepolisian dan Dinas Pertanian Minsel, menyimpulkan bahwa bangkai dan daging babi tersebut diperkirakan sudah lebih dari 2 hari dibuang, karena telah menyebarkan aroma busuk sehingga menggangu penciuman warga yang kebetulan lewat di lokasi tersebut.

“Dari keterangan pihak Dinas Pertanian Kabupaten Minsel yaitu Dokter Ketut Wahyudiarta, bahwa jika bangkai tersebut memang terbukti benar mati karena Virus, maka Virus tersebut tidak membahayakan atau menular ke manusia, tetapi hanya menular ke babi lainnya, namun proses pembusukan bangkai harus segera dimusnahkan untuk mencegah pencemaran lingkungan,” terang Camat Kamang.

Lanjut dia mengatakan bahwa berdasarkan hasil Investigasi, Kapolsek Motoling menyampaikan bahwa bangkai babi ini, diperkirakan bukan berasal dari Wilayah Kecamatan Kumelembuai maupun dari Wilayah Minsel.

“Kemungkinan berasal dari luar wilayah Minsel yang didatangkan oleh Oknum Penjual yang terlanjur membeli babi, tetapi mati dalam perjalanan ke Wilayah Minsel saat akan dijual,” tandasnya.

Cepat Tanggap, Pemerintah Kecamatan Kumelembuai Musnahkan Bangkai Babi di Perkebunan Erasen

Selanjutnya untuk proses penyelidikan lebih lanjut soal tindakan oknum tak bertanggungjawab yang membuang bangkai Babi, pihaknya menurut Camat Kamang, akan menyerahkan ke Aparat Kepolisian.

“Untuk itu kepada warga dan aparat pemerintah di Kecamatan Kumelembuai diminta untuk tetap waspada dan memperketat pengawasan. Ini untuk mencegah tindakan oknum tidak bertanggung jawab agar tidak terjadi dikemudian hari,” imbaunya.

Sementara itu ditegaskan Camat Kumelembuai bahwa berdasarkan hasil uji sampel peternak di wilayah Kumelembuai yang dilakukan Dinas Pertanian Bidang Peternakan Pemkab Minsel bersama Tim Dinas Pertanian Peternakan Provinsi Sulawesi Utara pada awal Bulan Juni 2023, hingga saat ini ternak Babi di wilayah Kumelembuai hasilnya Negatif Virus African Swine Fever (ASF) yaitu penyakit virus babi yang sangat menular, namun tidak berdampak pada kesehatan manusia.(lou)