Dandim 1310 Jadi Pasien Pertama Vaksinasi Covid-19 Pemkot Bitung

Pelaksanaan vaksinasi covid-19, Pemkot Bitung yang digelar di tribun halaman Kantor Walikota. Program Vaksinasi Tahap Pertama ini dikhususkan bagi Walikota dan Wakil Walikota serta unsur Forkopimda Bitung. (Foto: Istimewa)

BITUNG, (manadotoday.co.id) – Program Vaksinasi dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 mulai dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung, Senin (1/2/2021).

Menjadi pasien pertama pada Vaksinasi tahap pertama yang dikhususkan untuk Walikota dan Wakil Walikota serta unsur Forkopimda yakni Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Benny Lesmana yang kemudian disusul Wakapolres Bitung, Kompol Prevly Tampamuma.

Sekertaris Dinas Kesehatan Pemkot Bitung dr. Calvin Wuisang mengawali program Vaksinasi menyampaikan dalam periode bulan Februari hingga Maret nanti ada sebanyak 1309 peserta yang akan di vaksinasi.

“Sesuai dengan target yang berjumlah 1309 orang pada periode ini dibulan Februari hingga Maret 2021, total keseluruhannya kebutuhan vaksin yang dibutuhkan mencapai hingga 2618 vaksin. Dikarenakan setiap orangnya harus dilakukan vaksinasi hingga 2 kali,” ujar Sidang seraya menambahkan untuk vaksinasi tahap kedua akan dilakukan pada tanggal 15 Februari 2021.

Terinformasi pelaksanaan vaksinasi covid-19 Pemkot Bitung sebagai peserta pertama yakni Walikota Naximilian Jonas tidak dapat dilakukan disebabkan beliau sudah lanjut usia.

Dimana dalam standar usia peserta yang akan di vaksinasi batasannya hingga berumur 59 tahun. Sementara Walikota Bitung sendiri usianya sudah melebihi dari batasan umur yang telah ditetapkan.

Begitupun dengan Wakil Walikota Bitung, tak dapat melakukan vaksinasi yang disebabkan dirinya tidak sedang dalam keadaan kurang sehat karena mengalami gejala sakit flu.

Hal yang sama pula dialami oleh Sekretaris kota Bitung, dan beberapa peserta vaksinasi lainnya tidak dapat melanjutkan ketahapan penyuntikan vaksin, dimana sesuai dengan hasil pemeriksaan mengalami tekanan darah tinggi. (alo)

Leave A Reply

Your email address will not be published.