JPAR-AiM Akan Berdayakan Kaum Perempuan Manado Melalui Kewirausahaan

Perempuan khususnya W/KI GMIM jangan hanya berbicara tentang kehidupan spiritual dan meningkatkan iman kepercayaan, tapi juga harus punya jiwa wirausahawan

JPAR-AiM Akan Berdayakan Kaum Perempuan Manado Melalui Kewirausahaan
JPAR-AiM Akan Berdayakan Kaum Perempuan Manado Melalui Kewirausahaan

MANADO, (manadotoday.co.id) – Calon Wali Kota Manado Julyeta P.A Runtuwene (JPAR) mengajak kaum perempuan untuk menjadi entrepreneur atau wirausahawan. Hal itu dikatakan JPAR saat menggelar pertemuan terbatas dengan Wanita Kaum/Ibu (W/KI) wilayah Malalayang Timur di salah satu restoran di Mapanget, Jumat (30/10/2020).

Menurut JPAR yang berpasangan dengan Harley Mangindaan sebagai calon wakil wali kota, perempuan khususnya W/KI GMIM jangan hanya berbicara tentang kehidupan spiritual dan meningkatkan iman kepercayaan, tapi juga harus punya jiwa wirausahawan.

“Saya dan Harley punya program ke depan dalam rangka Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kelompok-kelompok yang ingin jadi wirausahawan kami akan fasilitasi lewat program ini. Sehingga ibu-ibu tidak hanya jadi pengguna tapi punya inovasi untuk berwirausaha,”ujar JPAR.

Baca Juga:
1 of 2.159

Lanjutnya menjelaskan, hal ini bisa dicapai dengan mengubah pola pikir atau mindset terlebih dahulu. Pola pikir berwirausaha yang menjadi dasarnya.

“Ada ahli yang melakukan penelitian di Manado, Minahasa dan sekitarnya. Orang Minahasa menurut ahli ini lack of entrepreneur spirit, kurang jiwa untuk berwirausaha. Ada orang yang berjualan lewat sini saya beli saya punya uang. Anak-anak muda juga senang jadi generasi pemakai. Ini harus kita ubah, sekarang waktunya kita lakukan. Kita harus punya keinginan kuat untuk memulai ini,”tutur pasangan dengan jargon PAHAM tersebut.

Ia menyebut, ke depan JPAR-AiM punya keinginan untuk merubah mindset ibu-ibu khususnya yang masih muda sehingga mempunyai jiwa wirausaha.

“Nantinya ibu-ibu akan ditopang dengan salah satu program kami yaitu pusat pelatihan untuk mencetak 1.000 Milenial Bisnis Manado. Di pusat pelatihan awalnya pola pikir diubah, kemudian kita beri keterampilan, modal dan jaringan pemasaran agar produk yang dihasilkan bisa dijual atau dipasarkan supaya ada perputaran uang,”tukas Julyeta P.A Runtuwene (JPAR).(ryan)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.