GSVL Dinilai Sosok Pelayan Tuhan yang Jadi Teladan di Tengah Masyarakat

Selama memimpin Kota Manado, Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM itu dinilai sukses dalam memajukan ekonomi kerakyatan. Berhasil merubah etalase Kota Manado yang dulunya kumuh ke modern, serta menjadi kebanggan warga GMIM

Pnt. GSVL saat memimpin Ibadah Syukur di Manado Tua beberapa waktu lalu

MANADO, (manadotoday.co.id) – Selama memimpin Kota Manado, Wali Kota G.S Vicky Lumentut dinilai merupakan sosok pelayan Tuhan yang sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat Kota Manado khususnya di lingkungan GMIM.

KPU TOMOHON

Selama memimpin Kota Manado, Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM itu dinilai sukses dalam memajukan ekonomi kerakyatan. Berhasil merubah etalase Kota Manado yang dulunya kumuh ke modern, serta menjadi kebanggan warga GMIM di skala lokal maupun nasional. Sehingga banyak yang berharap program kerja Wali Kota Manado G.S Vicky Lumentut bisa berkesinambungan dikemudian hari.

“Sebagai Penatua saya bangga memiliki sosok pelayan rakyat yang juga adalah pelayan Tuhan. Siapa lagi yang harus menjaga wibawah kita sebagai warga GMIM, kalau bukan warga GMIM itu sendiri,” jelas Pnt. Alex Thomas, salah satu pelsus di GMIM Bukit Zaitun Sumompo, Wilayah Manado Utara II.

BAWASLU TOMOHON

Menurut dia, dari hal tersebut, GMIM secara lembaga akan terpukul pasca Pilkada pada Desember 2020 mendatang, jika tidak mampu menjaga kepercayaan, kebersamaan dan kekompakan.

“Akan sangat memalukan jika GMIM itu sendiri akan tercerai-berai dan tidak mampu menjaga kekudusan dirinya bahkan kelembagaan GMIM itu sendiri,” jelas pelsus yang beberapa periode dipercayakan sebagai anggota BPMJ ini.

Hal yang sama juga disampaikan Pnt. Deni Sidayang. Mantan pelsus GMIM Solagratia Kaiwatu Kairagi II ini mengatakan, kredibilitas dan kewibawaan GMIM diuji dalam momentum Pilkada tahun ini, apakah mampu menjaga kekudusan umat Tuhan atau justru hanya memanfaatkan kepentingan kelompok tertentu.

“Wibawa dan harga diri kita dipertaruhkan dalam Pilkada tahun ini. Saya berharap khotbah yang disampaikan para Pendeta, Penatua dan Syamas, harus seirama dengan perbuatan dan tindakan dilapangan,” harap Sidayang.(*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.