Pemkot Peduli, Bangun Jaringan Air Bersih dan Penerangan Jalan Lingkungan

Jaringan Air Bersih

PEMERINTAH Kota Tomohon yang dinahkodai Jimmy Feidie Eman SE Ak CA terus memperhatikan kebutuhan masyarakat. Antaranya membangun jaringan air bersih yang tidak terjangkau distribusi air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Penerangan Jalan Lingkungan yang merupakan kebutuhan urgen masyarakat.

Jaringan air bersih itu sendiri dikerjakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) melalui Program Lingkungan Sehat Perumahan dengan anggaran Rp150.000.000. Sementara Penerangan Jalan Lingkungan

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA menegaskan, pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan air masyarakat karena itu merupakan kebutuhan pokok.

Penerangan Jalan Lingkungan
Baca Juga:
1 of 149

‘’Kita memiliki banyak sumber air, tinggal bagimana pengelolaan sehingga bisa menjangkau masyarakat. Nah, melalui Dinas Perkim dan PDAM, telah membangun jaringan air bersih di lokasi sulit mendapat air seperti di Kinilow dan Kinilow Satu. Semoga bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat,’’ tukas wali kota.

Kepala Dinas Perkim Kota Tomohon Hengkie Yusenimus Supit SIP mengatakan, jaringan air bersih yang dibangun di Kinilow dan Kinilow Satu telah selesai seratus persen.

‘’Itu untuk meningkatkan kapastitas debit air yang sudah ada dan membantu distribusi air yang tidak bisa dijangkau oleh PDAM,’’ kata Supit.

Sementara untuk Penerangan Jalan Lingkungan kata Supit, dalam mewujudkan program prioritas wali kota yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJPD) Kota Tomohon tahun 2016-2021.

”Ya, kepedulian pemerintah kota terutama wali kota untuk kepentingan masyarakat dituangkan dalam RPJMD. Untuk penerangan jalan umum, penerangan jalan lingkungan, pemenuhan air bersih,” ujar Supit seraya menambahkan pihaknya terus mengejar target yang diprogramkan agar dirasakan oleh masyarakat.

PJL sendiri sudah mulai dilaksanakan pada tahun 2019 di 154 titik dan tahun 2020 78 titik dengan anggaran Rp200 juta, tersebar di 9 kelurahan. (***)

 

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.