Bupati Sumendap Minta Masyarakat Ratatotok Jaga Kelestarian Kebun Raya Megawati Soekarnoputri

RATAHAN, (manadotoday.co.id) – Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH, berharap masyarakat Ratatotok dapat bersama-sama dengan Pemerintah untuk menjaga kelestarian alam yang ada di Kebun Raya Megawati Soekarnoputri demi pengembangan pariwisata di daerah tersebut.

“Ini menjadi kewajiban kita bersama karena merupakan objek vital dan warisan Kabupaten Minahasa Tenggara. Kita harus membekali anak cucu kita di kemudian hari. Sebab walau Tuhan telah memberikan Ratatotok emas yang luar biasa, tetapi suatu saat itu akan habis juga,” ungkap James Sumendap.

Menurut Sumendap, dengan menjaga kelestarian alam di kebun raya maka generasi saat ini memiliki warisan yang dapat ditinggalkan untuk generasi penerus, yakni cadangan alam dan cadangan hutan sehingga mereka dapat bergerak di bidang ekonomi penelitian dan pengembangan, serta pariwisata.

“Ini yang harus harus diwarisi kepada anak-anak kita. Karena itu satu jiwa di Ratatotok harus berkembang dan menjadi luar biasa untuk kemajuan Ratatotok, serta berkewajiban untuk menjaga Kebun Raya ini,” pungkas James Sumendap.

Selanjutnya sebagai komitmen dan harapannya terhadap masyarakat akan kelestarian alam di Kebun Raya Megawati Soekarnoputri ini, Pemkab mengambil kebijakan untuk melakukan penjagaan.

Baca Juga:
1 of 1.172

“Mulai hari ini kami akan lakukan penjagaan di kebun raya, tapi dengan keterbatasan pemerintah dan pihak Kepolisian-TNI, meminta dukungan saudara (masyarakat),” ujarnya.

Bahkan ditambahkannya, dirinya akan terus berjaga dan tidak akan pulang, bahkan tidak akan pernah pulang lagi kalau ada yang masih menambang di kebun raya.

“Oleh karena itu, saya minta kepada perangkat desa, pemerintah, tokoh agama agar memberikan pemahaman kepada masyarakat. Saya tahu masyarakat Ratatotok 70 persen sudah patuh,” katanya.

Dirinya juga mengatakan bahwa tidak akan mengganggu dan menutup seluruh tambang di Mitra, tapi khusus areal tambang eks PT Newmont atau Kebun Raya tidak boleh disentuh.

“Karena hanya ini satu-satunya yang dapat kita warisi untuk tahun ke depan. Sebagai anak bangsa dan anak Ratatotok, kita harus jaga kebun raya ini demi anak cucu kita. Ini jadi harapan saya,” tutupnya.(ten)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More