Ketua PBVSI Sulut Bangga Tim Voli Putra/Putri Sulut Lolos ke PON XIX

 PBVSI Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung SH,  PON XIX , Tim Voli TONDANO, (manadotoday.co.id) – Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Marpaung SH selaku Ketua Umum PBVSI Sulut, menyatakan rasa kebanggaannya atas keberhasilan Tim Voli Putera-Puteri Sulut dalam ajang Pra Kualifikasi PON XIX Wilayah Kalimantan dan Sulawesi pada tanggal 12 – 18 November 2015 di Makassar, sehingga dapat lolos untuk mengikuti PON XIX di Jawa Barat tahun 2016 mendatang.

Ungkapan rasa kebanggaan itu disampaikan Kapolda Sulut saat menyambut kontingen Tim Pra PON Voli Sulut, saat kembali ke Manado.

Kontingen Pra PON Sulut yang dipimpin Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi selaku Manajer Tim didampingi Sekretaris PBVSI Sulut AKBP Nicolaas Pangemanan, Bendahara Netty Agnes Pantow SE serta jajaran Pengurus PBVSI Sulut lainnya beserta seluruh atlit Putera dan Puteri, serta pelatih, tiba kembali di Manado dengan menumpang pesawat LIon Air dari Makasar, Kamis kemarin.

Diharapkan Kapolda, tim dapat mempersiapkan diri lebih matang lagi, sehingga sukses yang telah di raih ini dapat ditingkatkan dalam ajang PON XIX di Jawa Barat tahun 2016 mendatang.

“Saya akan melaporkan langsung kesuksesan tim Voli Sulut ini kepada Bapak Gubernur, semoga mendapat perhatian khusus dalam penyusunan anggaran dalam pembinaan dan pengutusan tim ke PON XIX di Jawa Barat nanti dalam APBD tahun 2016 yang sementara disusun ini,” ucap Kapolda.

Sementara Bupati JWS selaku Manajer Tim mengucapkan terima kasih atas dukungan doa semua pihak dan masyarakat Sulut umumnya.

“Terima kasih masyarakat Sulut untuk doa-nya, terima kasih bapak Kapolda Sulut sebagai Ketua Umum PBVSI Sulut untuk kepercayaan-nya, terima kasih bapak Olly Dondokambey sebagai Ketua KONI Sulut untuk semua support-nya,” kata JWS.

Dikatakan JWS, persiapan tim selanjutnya akan dilakukan dengan baik, seperti persiapan saat Pra PON ditandai dengan melakukan TC di pulau Jawa, persiapan ke PON XIX ini pula akan dilakukan seperti itu.

JWS pun mengharapkan, agar anggaran PON XIX untuk seluruh cabang yang akan dibahas dalam penyusunan APBD Provinsi Sulut TA 2016 ini, disesuaikan dengan kebutuhan Tim itu sendiri, dimana RKA-nya harus didiskusikan dengan Cabang Olahraga itu.

“Kalau perlu untuk Cabang-cabang Olahraga yang telah meloloskan Tim-nya ke PON nanti, dapat melakukan pertemuan lebih dahulu dengan pihak Dispora Sulut dan DPRD Sulut sebelum pembahasan APBD, sehingga tidak terjadi seperti persiapan ke Pra PON ke Makasar ini, dimana jumlah Official dan pemain berjumlah 30 orang lebih, tapi dianggarkan hanya 27 orang, kemudian jangka waktu pertandingan ada 8 hari tapi hanya dianggarkan akomodasi sebanyak 4 hari,” tandas JWS selaku Ketua Harian PBVSI Sulut ini.

Ia menambahkan, Dispora Sulut berkoordinasi dengan Cabang-cabang mengenai pengadaan seragam, sepatu, jacket dan lain-lain mengenai ukuran dan harga yang layak untuk tim calon juara, terutama sepatu agar dihargai dengan merek dan harga yang pantas.

“Semua itu sebagai harapan kami sebagai Manajer Tim, jika memang benar-benar ingin cabang yang diutus ini memperoleh medali emas, kecuali kalau hanya sekedar ikut meramaikan di PON XIX di Jawa Barat nanti,” harap JWS.

Setelah dilakukan penyambutan resmi dengan pengalungan bunga cengkih dari Waraney dan Wulan Minahasa 2015 dan diterima resmi oleh Kapolda Sulut, seluruh kontingan melakukan Ibadah Syukur yang dipimpin oleh Pdt Dr Jobert Maramis MTh di Rumah Dinas Bupati Minahasa, Tondano. (rom)