Tekad Wujudkan Pemerintahan Bersih, Pemkot Manado Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Reporter : | 09 Mei, 2019 - 10:39 am WITA

Zona Integritas WBK manado, Zona Integritas WBBM manado, aplikasi Serdadu Cerdas1

Tekad Wujudkan Pemerintahan Bersih, Pemkot Manado Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

MANADO, (manadotoday.co.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menggelar pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), serta meluncurkan aplikasi Sistem Peradilan Pidana Terpadu (Serdadu) Cerdas, bertempat di ruang serbaguna kantor wali kota, Rabu (8/5/2019).

Wali Kota Manado G.S Vicky Lumentut saat membawakan sambutan mengatakan, pencanangan zona intergritas dan peluncuran aplikasi Serdadu Cerdas ini merupakan tekad pemerintah untuk membangun pemerintahan yang bersih.

“Ini merupakan salah satu bagian penting dari agenda reformasi, birokrasi dan penegakan hukum yang selama ini telah kita upayakan di lingkungan pemerintah Kota Manado,”kata wali kota.

Lanjutnya, agenda reformasi, birokrasi dan penegakan hukum di Indonesia sampai saat masih belum terlaksana dengan baik, banyak kendala yang muncul, seperti masih banyaknya penyalahgunaan wewenang, praktek KKN dan lemahnya pengawasan yang menyebabkan kinerja pemerintahan tidak maksimal disertai masih suburnya korupsi yang pemberantasannya tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Upaya-upaya pembenahan sistem ini tidak akan memberikan hasil yang efektif jika tidak diikuti integritas yang tinggi dari sumber daya manusia (SDM) yang menjalankannya. Kuncinya bukan hanya pada perbaikan sistem atau pembangunan SDM yang berintegritas, melainkan pembangunan kedua aspek ini secara bersamaan, serta kerja sama yang baik antar institusi,”kata dia.

Zona Integritas WBK manado, Zona Integritas WBBM manado, aplikasi Serdadu Cerdas

Tekad Wujudkan Pemerintahan Bersih, Pemkot Manado Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

“Karena itu, pencangan ini tidak hanya bermakna pada upaya penguatan komitmen untuk membangun zona integritas WBK dan WBBM, tetapi merupakan langkah penting untuk membangun tekad agar kerja reformasi birokrasi di lingkungan Kota Manado berjalan efektif, terpadu dan terintegrasi,”tambahnya.

Dia pun berharap, penandatanganan nota kesepahaman pembentukan Sistem Penanganan Perkara Pidana Terpadu berbasis teknologi informasi di Kota Manado, harus benar-benar diimplementasikan secara tepat dan konsisten agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Saya optimis, dengan adanya inovasi-inovasi disertai dengan implementasi yang tepat dan konsisten dari para aparatur yang profesional, Kota Manado akan mampu mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik sesuai dengan harapan masyarakat,”pungkas Wali Manado G.S Vicky Lumenutut.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Manado Mor Bastiaan, Ketua DPRD Kota Manado Nortje Van Bone, Kapolresta Kota Manado Kombes Pol. Benny Bawensel, Kepala Kejaksaan Negeri Manado Maryono, Ketua Pengadilan Negeri Manado Lukman Bachmid, Kepala Rumah Tahanan Negara Manado Budiman P. Kusumah, Kepala Perwakilan Ombusdman RI Provinsi Sulut Helda Tirajoh, Mewakili Ketua Pengadilan Tinggi Ibnu Basuki Widodo, Mewakili Ketua Pengadilan Militer III-17 Manado Mayor CHK Abdul Gani, Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt Roy Lengkong, S.Th, Ketua FKUB Kota Manado Pdt Renata Ticonuwu, S.Th, Sekretaris Daerah Kota Manado Micler CS Lakat, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, kabag, serta camat dan lurah se-Kota Manado.(ryan)

Baca Juga :

Leave a comment