Hadiri Musrenbang RKPD Sulut 2020, Roring Tegaskan Minahasa Tunjukkan Kemajuan Signifikan di Berbagai Aspek

Reporter : | 02 Apr, 2019 - 11:22 pm WITA

Musrenbang RKPD Sulut 2020, royke roringTONDANO, (manadotoday.co.id) – Arah kebijakan pembangunan segala aspek di Sulawesi Utara (Sulut), termasuk di Kabupaten Minahasa, dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi tahun 2020 di Hotel Sintesa Peninsula Manado, Selasa (2/4/2019).

Gubernur Olly Dondokambey pada kesempatan itu memaparkan berbagai capaian pembangunan di Sulut. Diantaranya penurunan tingkat pengangguran di Sulut, kenaikan pertumbuhan ekonomi, serta penurunan signifikan angka kemiskinan.

Menurutnya capaian tersebut merupakan salah satu prestasi yang diberikan apresiasi oleh pemerintah pusat hingga Sulut mendapatkan penghargaan karena bisa menurunkan 1 digit angka kemiskinan dalam rangka mencapai target-target penggunaan dalam RPJMD 2016 – 2021.

Kedepan, ada banyak pekerjaan pembangunan infrastruktur yang akan dilakukan di wilayah Sulut dan diantaranya mencakup Kabupaten Minahasa. Diantaranya pembangunan jalan tol menuju Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dari arah Tanggari yang akan melintasi wilayah Minahasa. Diketahui, pada kegiatan Musrenbang hari pertama, telah dibahas pula beberapa kegiatan antara lain persoalan Danau Tondano.

Sementara itu, Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi menyebut bahwa pembangunan di Minahasa saat ini juga mulai menunjukkan peningkatan di segala aspek, baik pembangunan infrastruktur maupun pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Diakuinya, semua capaian itu berkat sinergitas yang baik antara pemerintah kabupaten, provinsi sampai ke pemerintah pusat.

Bupati menyebut bahwa kegiatan Musrenbang ini sangat penting karena membahas berbagai agenda strategis.

“Semua program baik itu di kabupaten, kota, provinsi, hingga tingkat nasional semuanya dibahas dalam Musrenbang. Karena ini merupakan dana-dana yang akan dibiayai APBD provinsi kemudian ke APBN berupa dana dekosentrasi maupun dana tugas pembantuan. Sekaligus dengan dana alokasi khusus atau DAK, walaupun itu nantinya secara profesional lewat aplikasi Krisna,” jelas Bupati.

Adapun Musrenbang RKPD Provinsi Sulut tahun 2020 ini turut dihadiri Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kementerian Dalam Negeri, Drs Teguh Setyabudi, Gubernur Olly dondokambey, Anggota DPRD RI Jendri Keintjem, Ketua DPRD Sulut Andrey Angkouw, para Bupati dan Walikota se-Sulut, tokoh masyarakat dan agama serta unsur asosiasi profesi pengusaha yang ada di Sulut. (rom)

Baca Juga :

Leave a comment