ASN Dukung Keputusan Pemkot Manado Pindahkan RKUD ke BNI 46, Ini Alasannya

Reporter : | 10 Feb, 2019 - 10:55 am WITA

Posko Kesehatan BNI 46 yang dibangun khusus untuk membantu korban banjir di Manado beberapa waktu yang lalu

Posko Kesehatan persembahan BNI 46 untuk membantu korban banjir di Manado beberapa waktu yang lalu

MANADO, (manadotoday.co.id) – Rencana Pemerintah Kota Manado untuk memindahkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke Bank BNI 46, mendapat sambutan positif dari para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut sejumlah ASN Pemkot Manado, keputusan Pemkot Manado untuk memindahkan RKUD ke BNI 46 sudah sangat tepat, karena untuk kredit pegawai di BSG suku bunga kreditnya menurut mereka tergolong tinggi jika dibandingkan dengan BNI 46 yang adalah bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Saya sangat setuju RKUD Pemkot dipindahkan ke BNI 46. Saya telah mengambil jenis Kredit Pegawai Negeri Sipil (KPNS-red) di Bank SulutGo, suku bunga kreditnya 15 persen. Saya bandingkan dengan suku bunga kredit BNI 46 itu dimulai dari 5 persen dan itu sudah saya cek. Kalau hitung-hitung dengan kredit yang saya ambil di BSG saat ini, dengan jumlah plafont kredit saya, dibandingkan dengan suku bunga kredit di BNI 46, ada selisih kisaran 50-an juta rupiah.”

“Tapi sudahlah, saya tinggal membayar kewajiban dari kredit yang saya sudah ambil di BSG. Tapi saya sangat setuju Pemkot Manado pindahkan RKUD di BNI 46, demi kesejahteraan ASN karena banyak fasilitas dapat dimanfaatkan ASN dengan bunga yang tidak terlalu tinggi,” tandas ASN Pemkot Manado yang meminta namanya tidak dipublikasi

Bahkan, menurut ASN lain, ada teman-teman kantornya yang mengajukan kredit bukan di BSG tapi di bank lain.

“Ada rekan-rekan kami sudah ada yang mengajukan kredit dengan menjaminkan surat-surat atau SK PNS mereka tapi bukan di BSG melainkan di bank lain, karena perbandingan suku bunga kreditnya masih tergolong dibawah suku bunga kredit BSG,” tutur ASN Pemkot yang juga meminta namanya dirahasiakan.

Sementara itu, Humas Bank SulutGo Sandra Rogi ketika dikonfirmasi via ponsel menjelaskan, persoalan RKUD itu merupakan ranah dari pimpinan Direksi.

“Yang lebih jelasnya silahkan tanya ke pimpinan direksi, “ ujar Rogi singkat, Jumat (08/02).

Ketika disinggung soal bunga kredit di BSG yang sangat tinggi, dia menjelaskan bahwa hal itu bukan pemicu pemindahan RKUD.

“Itu bukan alasan pemindahan RKUD,”pungkas Sandra Rogi.(ryan)

Baca Juga :

Leave a comment