Warga Mitra Siaga DBD, Dari Enam Kasus, Satu Warga Belang Meninggal

Reporter : | 15 Jan, 2019 - 1:42 am WITA

Siaga DBD, DBD Minahasa Tenggara, dr Herny Ratuliu , Jesaja Joke Legi RATAHAN, (manadotoday­.co.id) – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menseriusi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) setelah beberapa hari lalu seorang anak warga Desa Buku Tenggara, Kecamatan Belang, meninggal akibat penyakit tersebut.

“Awal Tahun 2019 ini data terkena DBD Kabupaten Mitra ada enam kasus, dan satu orang meninggal dunia,”kata Kepala Dinas Kesehatan dr Herny Ratuliu kepada wartawan, Senin (14/01/2018).

Terkait kasus kematian anak warga Desa Buku Tenggara jelas Kadis, pihak Rumah Sakit Umum Ratahan telah menjalankan sesuai dengan prosedur.

“Kita sudah menjalankannya sesuai prosedur rumah sakit, dan setelah ditindak lanjuti korban DBD ini ternyata telah memeriksakan kesehatannya ke salah satu dokter praktek. Melihat suhu panas badan korban yang tidak kunjung turun, keluarga korban langsung membawa ke rumah sakit Prof Kandouw Malalayang namun sangat disayangkan nyawanya tidak tertolong,” jelas Ratuliu.

Sementara Wakil Bupati Drs Jesaja Joke Legi mengingatkan agar warga Mitra lebih waspada dan mencegah secara dini akan penularan penyakit yang disebabkan olen gigitan nyamuk nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus.

“Saya himbau masyarakat waspada akan penularan penyakit ini, jaga lingkungan kita, terlebih lingkungan tempat tinggal kita,” himbau Legi.

” Limbah yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk ini seperti kaleng bekas, plastik segera dikubur begitupun dengan bak mandi dan penampungan air lainnya dapat kita perhatikan. Yang paling utama adalah kebersihan lingkungan kita, ” pungkasnya.(ten)

Baca Juga :

Leave a comment