Lomban Perjuangkan Industri Perikanan

Reporter : | 08 Des, 2018 - 10:59 pm WITA

BITUNG, ( manadotoday.co.id) – Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban menjadi salah satu narasumber pada Fokus Group Discussion (FGD) yang diselengarakan oleh Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia, bekerjasama dengan Bappenas dan Sekolah Bisnis IPB, di Hotel Century Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Kegiatan dengan tema ‘Tinjauan Arah Kebijakan Pembangunan Kelautan dan Perikanan Menuju Pembangunan Yang Mensejahterakan’, Walikota memaparkan kondisi perikanan di Kota Bitung saat ini, dimana industri pengolahan ikan mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir ini, karena kurangnya pasokan bahan baku ikan.

“Hal ini terjadi sejak diberlakukannya moratorium Peraturan Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 2014,” jelas Lomban.

Lanjutnya, dari tujuh perusahaan industri pengalengan ikan besar di Bitung, saat ini tinggal tiga perusahaaan saja yang masih beroperasi. Walikota juga meminta kepada para pemangku kepentingan kiranya dapat meninjau kembali kebijakan – kebijakan sektor kelautan dan perikanan industri agar tercapai pembagunan yang mensejahterakan demi terwujudnya kebijakan yang adil dan sejahtera.

“Melalui penyelenggaran forum diskusi ini diharapkan banyak masukan – masukan yang dapat dijadikan rekomendasi bagi pembentukan platform perikanan nasional,” ujar Lomban.

Pelaksanaan diskusi ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan kinerja sektor perikanan nasional dengan mensinergikan peran berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah, pelaku usaha, nelayan, akademisi dan asosiasi.

“Sehingga terwujud kebijakan yang adil dan sejahtera yang diwujudkan dalam organisasi nasional dimana kebijakan pengelolaan dapat terpadu, efektif dan efisien,” kuncinya.

Hadir juga sebagai narasumber antara lain, Sesmen PPN/ Setama Bappenas, Sekjen KKP, Prof DR Rokhmin Dahuri MS, Komisi IV DPR RI Ono Surono ST, Staf Ahli KPK Prof DR Hariadi Kartodiharjo, para pengurus himpunan/asosiasi perikanan dan nelayan serta para pengusaha perikanan.(kys)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Advertisement
.