Unsrit Wisuda 127 Sarjana dan 46 Nurse

Reporter : | 08 Nov, 2018 - 11:16 am WITA

MANADO, (manadotoday.co.id)–Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (Unsrit) Kamis (8/11/2018) mewisuda 127 sarjana dan 46 profesi nurse dari 6 fakultas masing-masing Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian, Fakultas Perikanan, Fakultas Ilmu Sosial dan Fakultas Keperawatan bertempat di Grand Kawanua Convention Center Manado.

Ketua YDBIT Kie Nio Runtuwene

Ketua YDBIT Kie Nio Runtuwene

Ketua Yayasan Dharma Bhakti Indonesia Tomohon (YDBIT) Kie Nio Runtuwene mengungkapkan, hingga saat ini sudah banyak lulusan Unsrit yang berkontribusi dan memberikan andil dalam pembangunan baik di pemerintahan dan swasta di Sulut maupun di luar.

”Sebagai pengurus yayasan, tentunya kami bangga dengan apa yang telah dicapai hingga saat ini. Namun, bukan hanya samoai di situ, kami akan terus mengembangkan apa yang ada untuk semakin hebat dan berkualitas,” kata Kie Nio Runtuwene seraya menambahkan pihaknya terus melanjutkan apa yang telah dirintis oleh Alm Bikhu Dharma Surya.

Rektor Unsrit Dr Joost L Rumampuk SE MS

Rektor Unsrit Dr Joost L Rumampuk SE MS

Sementara Rektor Unsrit Dr Joost L Rumampuk SE MS dalam sambutannya mengatakan, ini merupakan Wisuda Sarjana Angkatan XV dan Nurse Angkatan IX dengan tema ”Mewujudkan Unsrit yang Berkualitas, Berdaya Saing dan Berprestasi dalam Semangat Kebersamaan”.

Dikatakannya, lulusan Unsrit hingga saat ini sudah 2.500an dan telah tersebar di berbagai instansi pemerintahan maupun swasta.

”Yang membanggakan, empat tahun terakhir ini, perawat teladan Sulawesi Utara merupakan lulusan Unsrit. Kami mengapresiasi orang tua yang telah mempercayakan Unsrit dalam menguliahkan anaknya,” ujar Rumampuk.

Wisudawan dan Wisudawati

Wisudawan dan Wisudawati

Pihaknya lanjut rektor, terus mempertahankan bahkan meningkatkan standar mutu dengan menyesuaikan kurikulum dengan teknologi digital dan siap menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asia di tengah persaingan ketat.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE diwakili Kepala Badan Peneltian dan Pengembangan Daerah dr Jemmy Lampus dalam sambutannya mengatakan, untuk menjawab kebutuhan pembangunan bangsa butuh sumber daya yang berkualitas.

Ketua Dewan Penyantun Benny Mamoto

Ketua Dewan Penyantun Benny Mamoto

”Wisuda sarjana dan profesi nurse ini diharapkan mampu menjawab tantangan di era persaingan yang makin ketat,” kata gubernur seraya meminta wisudawan dan wisudawati mendedikasikan ilmu yang diperoleh untuk pembangunan dan kemajuan bangsa,” katanya.

Turut hadir Ketua Dewan Penyantun Irjen Pol (Purn) Benny Mamoto, Kepala Layanan Pendidikan Tinggi Sulawesi diwakili iksan Kasnul yang turut memberikan sambutan, Rektor Universitas Al-Ashar Prof Dr Asep Saifuddin MSc sekaligus membawakan orasi ilmiah. (ark)

 

Baca Juga :

Leave a comment