Dekranasda Sulut Tampilkan Sejumlah Ikon Kerajinan Bumi Nyiur Melambai di HUT ke-38 Dekranas

Reporter : | 27 Sep, 2018 - 10:52 pm WITA

dekranasda sulut

Ketua Umum Dekranas yang juga merupakan istri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla, foto bersama Ketua Dekranasda Sulut Ir. Rita Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Ketua TP-PKK Sulut dr. Kartika Devi Kandouw-Tanos, dan Ketua DWP Sulut Ivonne Silangen Lombok.

JAKARTA, (manadotoday.co.id) – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Utara (Sulut) dibawah pimpinan Ketua Ir. Rita Dondokambey-Tamuntuan, menampilkan sejumlah ikon kerajinan asal Bumi Nyiur Melambai, pada pelaksanaan Pameran Kerajinan Nusantara Kriyanusa 2018, yang digelar di Balai Sidang Jakarta Convention Center.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka HUT ke-38 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ini, mengangkat tema “Tingkatkan Sinergitas dan Kreativitas Wirausaha Milenia”.

Ketua Umum Dekranas yang juga merupakan istri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla, membuka langsung kegiatan yang diagendakan berlangsung sampai 30 September. Dalam sambutannya, Ibu Mufidah melihat kegiatan ini sebagai modal dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi rakyat Indonesia.

“Industri kreatif ini merupakan sektor yang strategis, karena dekat dengan keseharian rakyat Indonesia. Ini bisa kita andalkan sebagai mata pencaharian, terutama dengan memanfaatkan sumber daya manusia melimpah yang kita miliki dan sumber kreatif lokal,” ujarnya.

Pada kegiatan itu, ibu Rita Dondokambey Tamuntuan ketika menghampiri Stand Dekranasda Provinsi Sulut, mengatakan Pemerintah Sulawesi Utara menyambut baik serta mendukung penuh keterlibatan Sulut pada kontes berskala nasional ini.

“Lewat ajang ini Provinsi Sulawesi Utara semakin dikenal,” ungkapnya.

Diketahui, kegiatan ini melibatkan 313 Stand Kriya dan 21 Stand Kuliner. Nampak juga Ibu Negara Iriana Joko Widodo serta Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, serta Wakil Ketua TP-PKK Sulut dr. Kartika Devi Kandouw-Tanos, dan Ketua DWP Sulut Ivonne Silangen Lombok. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment