KNPI Ratim Desak Aparat Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Oknum THL Disparbud

Reporter : | 06 Agu, 2018 - 8:17 pm WITA

KNPI Ratim, THL Disparbud, KNPI Ratahan Timur Marvel ,Pandaleke RATAHAN, (manadotoday­.co.id) – Kasus penganiayaan terhadap oknum Tenaga Harian Lepas (THL) oleh sejumlah orang tak dikenal yang terjadi di kantor Dinas Pariwisata Kebudayaan (Disparbud) pada Sabtu (28/7/2018) lalu, mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan.

Perwakilan Generasi muda yang sekaligus Ketua KNPI Ratahan Timur Marvel Pandaleke mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“TKP adalah wilayah Kecamatan Ratahan Timur yang juga lokasi objek pariwisata yang saat ini tengah dikembangkan pemerintah kabupaten. Jangan sampai kejadian ini justru menjadi citra buruk pariwisata di kabupaten Mitra, terlebih soal keamanan,” ujar Pandaleke, Senin (6/8/2018).

Menurut dia, gangguan keamanan di kawasan kantor Disparbud bukan baru kali ini terjadi. Pengancaman dengan menggunakan parang kepada sejumlah anak muda yang kebetulan mampir juga pernah terjadi beberapa bulan sebelumnya.

“Saya selaku ketua KNPI Ratahan Timur berharap aparat dalam hal ini Polsek Urban Ratahan lebih profesional sekaligus saya mendukung aparat dalam penanganan menuntaskan kasus ini,” tegasnya.

Pandaleke juga mendesak pemerintah kabupaten dan pihak kepolisian sekiranya bisa berkoordinasi untuk memperketat pengamanan diwilayah tersebut.

“Jika diperlukan, bangun Pos Polisi. Pertimbangannya wilayah tersebut adalah perbatasan dan akan menjadi pengembangan kawasan wisata terpadu,” tegasnya.

Pihak Kepolisian Sektor Urban Ratahan sendiri ketika dikonfirmasi memastikan jika saat ini sementara dilakukan pemeriksaan saksi hingga terduga pelaku aniaya.

“Ada yang sudah kita BAP. Tersangkanya baru satu orang dengan inisial BM yang merupakan warga Noongan Kecamatan Langowan Barat,” tutir Kapolsek Urban Ratahan Kompol Sammy Pandelaki, Senin(6/8/2018).

Dia memastikan masih akan melakuan pengembangan lebih lanjut terkait kasus ini. Sebab dari keterangan korban, pelaku berjumlah lebih dari sepuluh orang.

“Perkembangannya kasus akan kami sampaikan selanjutnya,” pungkas Kapolsek.(ten)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Advertisement
.